Gerai Dekranasda Cimahi Dorong Inovasi Pengembangan UMKM Lokal
Gerai Dekranasda Cimahi Dorong Inovasi Pengembangan UMKM Lokal
KBRN, Cimahi: Penjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Barat, Amanda Soemedi Bey Machmudin, menegaskan Gerai Dekranasda Cimahi berfungsi tidak hanya sebagai tempat promosi produk lokal, tetapi juga sebagai pusat pelatihan dan pengembangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Amanda menjelaskan, gerai ini sebelumnya berlokasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Cimahi, namun kini telah direlokasi ke gedung Baros Information, Technology, and Creative Center (BITC) di Jalan HMS Mintareja No. 1, Baros, Cimahi Tengah.
"Gerai Dekranasda saat ini berada di gedung BITC Cimahi, dengan tujuan menjadi pusat pelatihan dan pengembangan bagi UMKM," ungkap Amanda, Kamis (16/1/2025).
Gerai tersebut menghadirkan berbagai produk unggulan khas Kota Cimahi, seperti batik Cimahi, fesyen, kerajinan kayu, rajutan, dan produk lokal lainnya.
Amanda juga memberikan apresiasi kepada pelaku UMKM di Jawa Barat yang dinilai terus berinovasi menghasilkan produk berkualitas tinggi.
"Dengan kolaborasi dan inovasi, produk lokal memiliki potensi besar untuk dikenal luas," katanya.
Menurut Amanda, Gerai Dekranasda diharapkan tidak hanya menjadi tempat penjualan, tetapi juga wadah aktivitas dan peluang bagi para pelaku UMKM untuk berkembang.
"Gerai ini bisa menjadi tempat promosi produk, peluang bagi para pengrajin, serta membantu pelaku UMKM bertahan di tengah persaingan pasar," jelasnya.
Amanda menambahkan, keberadaan Gerai Dekranasda merupakan wujud nyata perhatian pemerintah dalam mendukung inovasi dan kreativitas UMKM agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
"Ini adalah bukti nyata perhatian pemerintah dalam menciptakan wadah bagi pengrajin untuk terus berkembang," tambahnya.
Ia berharap, gerai ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sekaligus menjadi destinasi belanja produk lokal unggulan dan pusat inovasi di Cimahi dan sekitarnya.
"Gerai ini harus menjadi ruang yang optimal, tidak hanya untuk penjualan, tetapi juga pelatihan dan pengembangan keterampilan bagi pelaku UMKM," tutup Amanda.
Sumber: rri.co.id