Menjelang Hari Raya Idul Fitri Wali Kota Cimahi Letkol Purn Ngatiyana Bersama Jajarannya Meninjau Langsung Harga Dan Ketersediaan Bahan Pokok Di Pasar Atas Baru Cimahi

Menjelang Hari Raya Idul Fitri Wali Kota Cimahi Letkol Purn Ngatiyana Bersama Jajarannya Meninjau Langsung Harga Dan Ketersediaan Bahan Pokok Di Pasar Atas Baru Cimahi

Cimahi, PI News

Peninjauan tersebut untuk memastikan harga kebutuhan pokok menjelang lebaran terkendali serta ketersediaan cukup menjelang hari raya yang tinggal kurang beberapa hari lagi.


Wali Kota dan jajaran berkeliling pasar memantau harga sembako mulai dari harga daging ayam, daging sapi, beras, minyak goreng, hingga bawang, cabai dan sebagainya.


Hasil dari peninjauan Wali Kota Cimahi Letkol Purn Ngatiyana menyampaikan bahwa saat ini harga beras masih stabil tidak mengalami kenaikan dengan harga Rp 13.000 per kilo.


"Namun Ngatiyana menggaris bawahi, harga cabe tanjung dan cabe rawit memang naik sangat signifikan yang tadinya harga Rp 60.000 per kilo sekarang menjadi Rp 120.000 per kilogram, ucap-nya.


Saya berharap masyarakat


bisa mengurangi belanja cabe tanjung dan Cabe Rawit, karena harganya sama dengan harga daging sapi, lebih baik beli daging sapi dari pada membeli cabe tanjung dan rawit.


"Kenaikan ini mungkin disebabkan kemungkinan konsumen nya banyak, padahal stok cabe tanjung dan rawit sangat banyak, Namun harga sembako yang lainnya masih stabil yang ada di pasar atas Cimahi.


Harga sembako yang lain di pasar atas baru Cimahi semua sta-bil, seperti harga minyak, bawah merah dan lainnya, mudah-mudahan harganya tidak terlalu tinggi agar bisa terjangkau oleh masyarakat kota Cimahi.


Saat di singgung terkait Oprasi Pasar Murah (OPM) selama bulan Ramadhan, Ngatiyana menjelaskan, pihak Pemkot saat ini sudah berjalan di setiap kecamatan dan Pemkot juga uga sering melakukan pasar murah dengan tujuan untuk mengimbangi harga-harga yang naik di pasar,.


"Menurut Ngatiyana, dengan adanya OPM di setiap wilayah sangat bermanfaat untuk membantu bagi warga yang kurang mampu khususnya beras sudah kita lakukan beberapa kali di setiap wilayah," ungkapnya.