Momen yang Ditunggu Pecinta Koperasi

Momen yang Ditunggu Pecinta Koperasi

CIMAHI, PATROLI

Momentum tahunan yang kerap ditunggu-tunggu masyarakat pecinta koperasi, selain pada pelaksanaan Rapat Anggota tahunan (RAT), juga pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) koperasi itu sendiri, jatuhnya setiap tanggal 12 Juli.


Momen-momen tersebut acap kali dijadikan sebagai sebuah momentum untuk semakin menguatkan tentang manfaat koperasi pada aspek sosial dan ekonomi, serta membangun kapasitas anggota hingga meningkatkan kontribusi koperasi terhadap kesejahteraan bersama.


Disamping itu, menjadi ruang dalam mengkolaborasikan gerakan-gerakan koperasi secara bersama-sama, sehingga mudah melakukan pembinaan maupun pengawasan oleh pemerintah di lingkup kota atau kabupaten.


Kemudian, sekaligus mengevaluasi perjalanan koperasi selama setahun terakhir dan menyusun strategi yang lebih baik untuk masa depan koperasi yang sesuai dengan yang dícita-citakan oleh Bapak Koperasi, Mohammad Hatta.


Penantian itu pun terwujud. Selain ber-RAT, kumpulan-kumpulan koperasi berkeinginan adanya perhatian pemerintah. Paling tidak di hari jadinya koperasi.


Sebagaimana yang terpantau SKI PATROLI, Pemerintah Kota Cimahi melalui Disdagkoperin menggelar sejumlah rangkaian HUT peringatan Koperasi ke-78 di Cimahi TehnoPark. Jalan Baros Utama, Nomor 78. Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (12/7).


Mereka melakukan gerak bersama dengan mengadakan berbagai event, sebagai aksi kolaboratif yang memperlihatkan sinergitas, kekompakkan, semangat gotong royong dan kebersamaan, antara pemerintah dengan berbagai kelompok gerakan-gerakan koperasi yang ada di Kota Cimahi.


Ketua Panitia, Agus Romdani ketika dimintai komentarnya mengakui ide awal digelarnya peringatan hari ulang tahun koperasi ini datang dari Disdagkoperin Kota Cimahi.


"Atas kesepakatan dan sama yang baik, akhirnya kami membentuk kepanitiaan kegiatan hari ini. Alhamdulilah, kegiatan tahun ini di nilainya lebih meriah dan dihadiri hampir oleh 90 koperasi se Kota Cimahi," katanya.


Adapun even-even yang dikemas meliputi lomba gerak jalan, mewarnai, lomba defile, senam bersama dan pemberian doorprize dengan hadiah utama sepeda listrik, kulkas. TV dan sejumlah hadiah menarik lainnya.


"Selain itu, kami juga menggelar bazar, kuliner, produk-produk UMKM dari berbagai anggota koperasi di seputaran plaza lokasi Cimahi Tehno Park. Dengan harga yang terjangkau dan bervariasi sehingga bisa membantu masyarakat sekitar yang ingin berbelanja sembako di hari spesial ini," katanya.


Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Kota Cimahi, Emir Harahap dalam siaran persnya mengungkapkan, kegiatan hari ini merupakan momen yang kita tunggu-tunggu bersama.


Kegiatan kolaborasi antara Disdagkoperin dengan gerakkan kumpulan koperasi koperasi se Kota Cimahi. Dimana mereka yang hadir adalah gerakan kopo-rasi koperasi terpilih, alias koperasi yang masuk kategori koperasi sehat, 90 dari 250 koperasi secara keseluruhan.


"Mereka adalah kumpulan koperasi yang ada di Kota Cimahi. Dalam kesempatan ini juga kami mengundang pendatang baru, gudang pendapatan Koperasi Merah Putih juga terlibat dalam gerakkan ini. Dikatakannya pula, berbicara koperasi Kota Cimahi itu, kita bicara bagaimana kebersamaan koperasi-koperasi itu; baik yang tergabung dalam koperasi masyarakat, kope-


rasi TNI, Koperasi SMPN 5, koperasi karyawan seperti PT Kahatex, maupun koperasi Binekas," papar Emir, sapaan akrabnya.


Diungkapkannya pula, sasaran utama kegiatan hari ini adalah mengkolaborasikan semua koperasi dan sekaligus memperlihatkan bahwa gerakan koperasi masih ada dan eksis hingga saat ini.


"Berbicara soal koperasi, tugas kami adalah terus melakukan pembinaan, melakukan pengawasan terhadap koperasi yang ada dengan salah satunya melakukan pemantau, apakah koperasi itu sehat atau tidak?" katanya.


"Kami akan terus melakukan pendekatan dengan memberikan memb penilaian kesehatan koperasi tersebut. Indikator pertama koperasi yang sehat itu adalah yang melakukan RAT tiap tahunnya. Apabila tidak melakukan RAT, maka kami akan berikan surat teguran secara berjenjang. Baik koperasi itu sehat maupun tidak sehat. Apabila melakukan pelaporan atau pendataan ke dinas maka kami akan lakukan pembinaan agar koperasi tersebut," tambah-


nya. Terkait koperasi merah, tambahnya, pihaknya menunggu program lebih lanjut dari pemerintah pusat. Tetapi pihaknya sudah melakukan proses pembentukkan.


"Sekarang fase pembinaan dan pengembangan usaha. Setelah Juli ini merupakan momen kita akan melakukan tahapan itu, kita akan menunggu keputusan dari pusat seperti apa," katanya.


Menurutnya, biarpun koperasi bersifat nasional, di wilayah-nya ia akan tetap melakukan pengawasan.


"Kami akan bersinergi dengan teman-teman propinsi dan kementerian," katanya.


Ia menegaskan, koperasi menjadi salah satu penopang perekonomian Indonesia. Pihaknya yang melakukan pengawasan di Dakoperin mengaku akan terus berupaya membangun sinergitas dengan dinas-dinas agar lebih berkesinambungan.


Emir pun berharap Koperasi Merah Putih bisa bersinergi dengan koperasi-koperasi yang ada di Kota Cimahi, sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo, salah satunya meningkatkan ketahanan pangan.


"Mudah-mudahan dengan hadirnya koperasi yang hidup dan berkelanjutan bias meningkatkan para pelaku UMKM Kota Cimahi sehingga sejahtera mas-yarkatnya," harap Emir.


Terkait dualisme di tubuh dekopinda, tambah Emir, pihak-nya sudah memanggil kedua belah pihak untuk saling merangkul agar dekopinda bisa diakui para gerakan koperasi.


"Kita sudah lakukan audiensi dengan kedua belah pihak. Kita minta supaya melaksanakan Musdalub, tetapi belum ada kesepakatan. Harapannya kedepan bias bersinergi, tidak ada dualisme di dekopinda untuk memajukkan koperasi di Kota Cimahi," ungkapnya. (Shinto)