Pemkot Cimahi Dorong UMKM Lewat Tiga Langkah Strategis

Pemkot Cimahi Dorong UMKM Lewat Tiga Langkah Strategis

KBRN, Cimahi: Pemerintah Kota Cimahi meluncurkan tiga langkah strategis untuk mendorong perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas produk, memperbaiki manajemen secara profesional, dan memperkuat daya saing di pasar.

Langkah tersebut diperkuat dengan peresmian Gerai Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di Gedung Baros Information Technology and Creative (BITC), Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, pada Kamis (16/1/2025). Gerai ini diharapkan menjadi wadah bagi pelaku UMKM Cimahi untuk menghadapi tantangan pasar.

“Ada tiga langkah strategis yang disiapkan dalam mendukung kemajuan UMKM di Kota Cimahi,” ujar Penjabat (PJ) Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi, saat meresmikan Gerai Dekranasda.

Dicky menyebutkan, saat ini hanya 2% masyarakat Cimahi yang terlibat di sektor UMKM. Pemkot menargetkan peningkatan angka tersebut menjadi 5% melalui berbagai program, termasuk pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Perindustrian (Disdagkoperin) dengan dukungan anggaran memadai.

Selain itu, akses pelaku UMKM ke lembaga keuangan, seperti perbankan, terus diperluas. Pemkot juga mengupayakan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan daya saing UMKM.

Pemkot Cimahi menggandeng UMKM besar untuk mendukung UMKM kecil yang sedang berkembang melalui skema kerja sama antar pemerintah dan swasta (Government to Private) maupun antar pemerintah (Government to Government). 

Dukungan ini diwujudkan melalui penyediaan ruang pamer dan ruang dagang, baik secara langsung maupun daring.

“Ruang pamer dan ruang dagang online, seperti melalui e-commerce, memiliki peluang besar. Karena itu, kami mendorong Disdagkoperin untuk membuat website Dekranasda,” kata Dicky.

Website Dekranasda tersebut nantinya akan menjadi portal untuk transaksi dan promosi produk unggulan UMKM Cimahi. Selain itu, Pemkot memanfaatkan berbagai acara, seperti Pasar Awi Campernik, untuk memperkenalkan produk UMKM kepada masyarakat luas.

Di sisi lain, perkembangan batik Cimahi menunjukkan tren positif dengan berbagai inovasi dalam teknik membatik. 

“Perkembangan batik Cimahi cukup pesat, terutama karena banyak inovasi teknik yang dilakukan,” tambah Dicky.

Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan UMKM di Cimahi sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.


Sumber: rri.co.id