Sidak Kantin Pikachi, Wali Kota Cimahi Soroti Sepinya Pengunjung dan Ajak ASN Belanja di Koperasi
Sidak Kantin Pikachi, Wali Kota Cimahi Soroti Sepinya Pengunjung dan Ajak ASN Belanja di Koperasi
CIMAHI – Suasana Kantin Pinggir Kali Cimahi (Pikachi) di kompleks Balai Kota Cimahi menjadi perhatian Wali Kota Cimahi Ngatiyana. Dalam inspeksi mendadak (sidak) pada Selasa (8/9/2026), Ngatiyana mendapati aktivitas kantin masih tergolong lengang, bahkan ketika jam istirahat pegawai berlangsung.
Kondisi tersebut mendorong orang nomor satu di Kota Cimahi itu mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Cimahi untuk memanfaatkan Kantin Pikachi sebagai pilihan utama saat membeli makanan maupun kebutuhan lainnya.
Ajakan tersebut bukan sekadar persoalan tempat makan. Ngatiyana menilai, keberadaan Kantin Pikachi memiliki kaitan erat dengan keberlangsungan usaha para pedagang serta perkembangan Koperasi Pemkot Cimahi.
Kantin Sepi, Wali Kota Dorong ASN Turun Tangan
Saat meninjau langsung kondisi kantin, Ngatiyana mengungkapkan keprihatinannya melihat minimnya pengunjung. Padahal, kantin yang berada di lingkungan pusat pemerintahan tersebut diharapkan mampu menjadi ruang usaha yang produktif bagi pelaku ekonomi lokal.
Ia pun meminta para pegawai tidak perlu mencari makanan ke luar kompleks perkantoran apabila kebutuhan tersebut dapat dipenuhi di Kantin Pikachi.
“Saya mengharapkan semua PNS bila ingin makan dan apa pun di saat istirahat, sebaiknya ke Kantin Pikachi Pemkot. Karena hal itu untuk mengembangkan Koperasi Pemkot Cimahi,” kata Ngatiyana di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, dukungan terhadap kantin dan koperasi harus dimulai dari lingkungan Pemkot Cimahi sendiri. Aktivitas belanja para pegawai dinilai dapat membantu menjaga keberlangsungan usaha pedagang sekaligus menggerakkan roda ekonomi koperasi.
Kemajuan Koperasi Bergantung pada Kolaborasi ASN
Ngatiyana menegaskan, pengembangan koperasi tidak bisa hanya mengandalkan pengelola. Diperlukan keterlibatan dan kolaborasi seluruh ASN agar ekosistem ekonomi di lingkungan Pemkot Cimahi dapat tumbuh secara berkelanjutan.
“Karena maju mundurnya Koperasi Kota Cimahi adalah adanya kolaborasi para ASN dengan Kantin Pikachi tersebut,” ujarnya.
Ia berharap kebiasaan sederhana, seperti membeli makanan saat jam istirahat di Kantin Pikachi, dapat menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha yang beraktivitas di kompleks Balai Kota Cimahi.
Dengan meningkatnya transaksi, para pedagang diharapkan memperoleh perputaran usaha yang lebih baik. Pada saat yang sama, Koperasi Pemkot Cimahi dapat terus berkembang melalui aktivitas ekonomi yang berlangsung di lingkungan pemerintahan.
Pikachi Didorong Jadi Pusat Ekonomi Pemkot
Kantin Pikachi tidak hanya dipandang sebagai tempat makan dan minum bagi pegawai. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak kegiatan ekonomi di lingkungan Pemkot Cimahi.
Melalui keterlibatan ASN dan PNS, kantin diharapkan semakin ramai, produktif, dan memberikan manfaat bagi para pedagang maupun koperasi.
Pesan Ngatiyana pun jelas: kemajuan koperasi membutuhkan dukungan konkret dari seluruh elemen pemerintah. Salah satunya dengan membiasakan diri bertransaksi di Kantin Pikachi.
Pemkot Cimahi berharap sinergi antara ASN, pedagang, dan koperasi dapat menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih hidup di kompleks Balai Kota.
Sebab, bagi para pelaku usaha, setiap transaksi bukan hanya soal makanan yang terjual, tetapi juga menyangkut keberlangsungan usaha dan perputaran ekonomi di lingkungan pemerintahan.
Achmad Syafei