Demi Keselamatan, Akses Jembatan Pemkot Cimahi Kembali Dibuka untuk Motor 24 Jam

Demi Keselamatan, Akses Jembatan Pemkot Cimahi Kembali Dibuka untuk Motor 24 Jam

CIMAHI, (suaraindopost.com) , – Pemerintah Kota Cimahi resmi membuka kembali akses Jembatan Pemkot Cimahi untuk kendaraan roda dua mulai Senin (7/9/2026). Pembukaan dilakukan secara dua arah selama 24 jam tanpa sistem buka-tutup sebagai upaya melancarkan mobilitas masyarakat di tengah perbaikan infrastruktur.


Pembukaan akses ditinjau langsung oleh Wali Kota Cimahi Letkol (Purn.) Ngatiyana, S.A.P. Ia memastikan jembatan dibuka setelah pengecekan lapangan dan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan serta pekerja konstruksi.


“Kita buka untuk sepeda motor saja. Saya harapkan masyarakat tetap menjaga keamanan dan keselamatan, lewati dengan baik dan antre supaya tidak macet,” ujar Ngatiyana saat meninjau lokasi.

Baca Juga:

Warga RW 28 dan RW 6 Melong Adukan Aktivitas Pabrik ke DPRD Cimahi

Dinkes Cimahi Kejar Imunisasi, Targetkan Seluruh Kelurahan Capai Kekebalan Kelompok

Demi Keselamatan, Akses Jembatan Pemkot Cimahi Kembali Dibuka untuk Motor 24 Jam

Masih Terbatas, Roda Empat Belum Boleh Melintas

Ngatiyana menjelaskan pembukaan ini bersifat bertahap karena pekerjaan konstruksi belum rampung sepenuhnya. Kendaraan roda empat masih belum diperbolehkan melintas karena masih ada pekerjaan lanjutan di sekitar jembatan.


Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan selesai dalam 2-3 pekan ke depan. Setelah itu akan dilakukan evaluasi menyeluruh sebelum akses roda empat dibuka kembali.


Percepatan Tanpa Mengurangi Kualitas

Wali Kota menegaskan percepatan pekerjaan dilakukan siang dan malam, namun tidak mengorbankan spesifikasi teknis dan keamanan konstruksi.


“Pekerjaan tidak dipercepat dengan mengurangi spesifikasi. Kita bergerak siang dan malam untuk bekerja, sehingga waktu penyelesaiannya bisa lebih cepat dan jembatan dapat kembali beroperasi,” katanya.


Perbaikan dilakukan untuk memperkuat struktur jembatan yang sebelumnya mengalami penurunan akibat pengaruh air. Proses pemancangan dilakukan hingga tanah keras agar daya dukung jembatan lebih kuat dan masa layannya lebih panjang.


Imbauan untuk Masyarakat

Dengan dibukanya akses motor, Pemkot berharap beban lalu lintas di jalur alternatif sekitar bisa berkurang. Masyarakat diminta bersabar dan mengikuti arahan petugas selama proses pembangunan berlangsung.


“Setiap keputusan terkait pembukaan akses dilakukan berdasarkan pengecekan langsung di lapangan agar percepatan pembangunan tetap berjalan tanpa mengabaikan keselamatan masyarakat,” tegas Ngatiyana.(Atep)