Dishub Optimis Pemasangan APILL Berdampak Positif Kurangi Kecelakan
Dishub Optimis Pemasangan APILL Berdampak Positif Kurangi Kecelakan
KOMPAS86ID.COM
ClMAHI – Pemasangan Pelican Crossing di depan SMPN 6 Jalan Gatot Subroto Kota Cimahi dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki, terutama siswa-siswi, mengingat tingginya aktivitas dan padatnya arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Kepala Dishub, Endang menjelaskan, pelican crossing merupakan APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) dirancang khusus untuk memudahkan dan mengamankan penyeberangan orang. Jadi, Pelican Crossing adalah APILL yang diperuntukkan untuk memperlancar penyeberangan orang. jelas Endang.
“ Pelican Crossing APILL dibuat untuk mengamankan dan mempermudah penyeberangan orang. Dan, tahun ini baru kita pasang di Jalan Gatot Subroto, semoga dengan pemasangan APILL dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan” Ujarnya. Rabu (14/6/25).
Endang mengungkapkan, pemasangan pelican crossing Gatot Subroto dibiayai APBD 2025 sekitar Rp200 juta dan telah dilaksanakan Desember lalu, semoga investasi APILL untuk keselamatan akan jauh lebih efektif.
Menurutnya, lokasi Jalan Gatot Subroto dipilih karena di kawasan tersebut terdapat beberapa sekolah dengan aktivitas siswa yang cukup tinggi.
Endang mengaku, penggunaan Pelican Crossing masih tergolong baru bagi masyarakat Cimahi. Oleh karena itu, Dishub telah melakukan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah di sekitar lokasi
“Sebelumnya kita melakukan sosialisasi ke SMPN 6, dan SMPN 1 Cimahi. Mulai dari cara pengoperasian dan pemahamannya sudah kita sampaikan,” Tutur Endang. Ia juga menekankan pentingnya peran pengendara untuk menghormati hak pejalan kaki.
Ketika lampu sudah mengharuskan pengendara berhenti, ya harus memberi kesempatan penyeberang lewat,” imbuhnya. Ia mengatakan, Pelican Crossing memang bukan ditujukan untuk mengurai lalu lintas.
Menurutnya, pengguna jalan tidak hanya pengendara, tetapi juga pejalan kaki yang memiliki hak yang sama atas keselamatan.
Dishub Cimahi telah memiliki rencana menambah Pelican Crossing di titik lain, salah satunya di Jalan Baros, yang juga memiliki banyak sekolah dan aktivitas penyeberangan. Sebetulnya sudah kita ajukan ke provinsi. Mudah-mudahan tahun ini bisa direalisasikan,” ujar Endang.
Ia menilai, pelican crossing sangat dibutuhkan di ruas jalan dengan arus lalu lintas padat dan kecepatan kendaraan yang tinggi. Meski di awal sempat didampingi petugas, Endang menyebut saat ini masyarakat mulai terbiasa menggunakan fasilitas tersebut.