Mudik Hepi 2026 Diserbu Peminat, 1.000 Warga Daftar Rebut 720 Kuota

Mudik Hepi 2026 Diserbu Peminat, 1.000 Warga Daftar Rebut 720 Kuota

Program mudik gratis yang digelar Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perhubungan kembali mendapat sambutan tinggi dari masyarakat. Pada program Mudik Hepi 2026, jumlah pendaftar tercatat mencapai sekitar 1.000 orang, sementara kuota yang disediakan hanya sebanyak 720 orang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap layanan mudik gratis yang disiapkan pemerintah daerah.

“Dalam waktu beberapa hari saja pendaftar sudah melampaui kuota yang tersedia. Ini menandakan tingginya minat masyarakat untuk mengakses layanan mudik gratis dari Pemkot Cimahi,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).

Program mudik gratis ini sendiri telah dilaksanakan Pemerintah Kota Cimahi sejak tahun 2017. Kegiatan tersebut sempat dihentikan sementara pada masa pandemi Covid-19 pada tahun 2020 hingga 2021, sebelum akhirnya kembali digelar hingga sekarang.

Endang menyebutkan, meskipun pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran, program mudik gratis tetap dipertahankan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

“Program ini tetap kami jalankan dan menjadi salah satu prioritas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendukung program nasional dalam meningkatkan keselamatan selama arus mudik Lebaran,” katanya.

Dalam program Mudik Hepi 2026, Pemkot Cimahi menyiapkan sebanyak 15 unit bus dengan total 720 kursi bagi warga yang akan pulang ke kampung halaman.

Rute perjalanan dibagi menjadi dua jalur, yakni jalur selatan menuju Solo melalui Yogyakarta dan jalur utara menuju Semarang melalui Cirebon. Para pemudik dijadwalkan akan diberangkatkan pada 18 Maret 2026 dari Kompleks Pemerintah Kota Cimahi.

Dengan jumlah pendaftar yang melebihi kuota, Dishub Kota Cimahi akan melakukan proses verifikasi terhadap data calon peserta mudik.

“Peserta harus merupakan warga ber-KTP Kota Cimahi. Kami juga memprioritaskan warga kurang mampu serta melihat apakah sebelumnya pernah mengikuti program ini atau belum,” jelas Endang.

Selain itu, peserta yang telah terdaftar diharapkan berkomitmen mengikuti program hingga keberangkatan. Apabila ada peserta yang mengundurkan diri, kuota yang kosong akan diberikan kepada pendaftar lain yang belum mendapatkan kesempatan.

Endang menambahkan, program Mudik Hepi tidak hanya bertujuan memfasilitasi masyarakat untuk pulang kampung, tetapi juga menjadi langkah pemerintah dalam mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas saat arus mudik.

“Masih banyak warga yang mudik menggunakan sepeda motor, padahal jaraknya sangat jauh dan berisiko terhadap keselamatan. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk mudik lebih aman menggunakan fasilitas bus yang disediakan pemerintah,” katanya.

Selain meningkatkan keselamatan perjalanan, program tersebut juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama musim mudik Lebaran. (VRM)