DPKP KOTA CIMAHI GELAR SOSIALISASI TK KOTA DAK FISIK SANITASI TAHUN 2025.

DPKP KOTA CIMAHI GELAR SOSIALISASI TK KOTA DAK FISIK SANITASI TAHUN 2025.

KOTA CIMAHI- WARTAHDASCOM .WP.COM Rabu,26/03/2025 -Bantuan DAK dari Pemerintah Pusat sebesar 7.1 Miliar kekurangannya akan di atasi Pemerintah Kota Cimahi dari APBD melalui efisiensi Anggaran yang di implementasikan brdasarkan inpres nomor .1 tahun 2025.


Acara Sosialisasi tersebut di ikuti sejumlah steakeholder diantaranya dihadiri para lurah dan camat se- kota Cimahi dan para lembaga terkait, Adhitia Yudistira selaku wakil walikota Cimahi membuka acara sosialisasi TK KOTA DAK fisik sanitasi tahun 2025  di Aula gd B Pemkot Cimahi ,


menurut Adithia ,Meski anggaran sanitasi tahun ini lebih kecil dibanding tahun sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi tetap berkomitmen menuntaskan persoalan sanitasi .


Di tahun lalu Kota Cimahi mendapatkan alokasi anggaran Rp10 miliar, sementara tahun ini memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp7,1 miliar untuk bidang sanitasi. Namun, kekurangan anggaran ini akan diatasi dengan tambahan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui efisiensi anggaran yang diimplementasikan  berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.  Adhithia menyampaikan pula bahwa ,Kita akan bahas juga roadmap ke depan mengenai penuntasan kekumuhan dan sanitasi bagi lingkungan,” ujarnya.


Berdasarkan data Pemkot Cimahi, saat ini terdapat sekitar 121 ribu rumah di Cimahi. Dari jumlah tersebut, sekitar 21 ribu rumah belum memenuhi standar sanitasi sehat, baik karena tidak memiliki septic tank maupun masih menerapkan Open Defecation Free (ODF) yang tidak layak. “Masih banyak lagi yang berkaitan dengan sanitasi di permukiman Kota Cimahi,” ungkapnya. 


Pemerintah kota Cimahi akan merumuskan tambahan anggaran untuk sektor sanitasi dalam perubahan anggaran mendatang. “Mungkin masih ada slot untuk kita isi di bidang sanitasi ,tegasnya


Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi, Endang  menyampaikan penjelasannya bahwa  dari alokasi DAK 2025 sebesar Rp7,1 miliar, sebagian besar akan digunakan untuk memperbaiki sistem sanitasi warga yang belum memiliki fasilitas layak. “Di satu sisi, kita masih dihadapkan dengan banyaknya warga yang memiliki rumah tetapi belum dilengkapi septic tank dan pengolahan air limbah domestik yang layak,” ungkapnya .



Endang Kadis DPKP kota Cimahi

Sekitar 20 ribu rumah masih membuang limbah domestik langsung ke sungai atau saluran air, yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. “Kalau ini belum bisa ditangani segera, dampaknya sangat besar, termasuk pada kualitas lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga masalah stunting,” Tutupnya.