Kota Cimahi Resmi Luncurkan Program Sanimas 2023
Kota Cimahi Resmi Luncurkan Program Sanimas 2023
CIMAHI, indoartnews.com ~ Suasana haru dan kebanggaan melingkupi Kota Cimahi ketika Pj. Wali Kota, Dicky Saromi, secara resmi meresmikan penggunaan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) Tahun 2023. Upacara peresmian ini berlangsung di RW 016 Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, pada Jumat (19/01/2024).CIMAHI,
Dalam sambutannya, Pj. Wali Kota Dicky Saromi menjelaskan, Sanitas merupakan bagian dari transformasi sosial yang diperlukan untuk mencapai visi Indonesia emas 2045. Salah satu fokusnya adalah penyediaan sumber daya manusia yang sehat, yang sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai akses sanitasi aman sebesar 70% pada tahun 2045.
Dicky juga menyoroti rendahnya nilai investasi perkapita untuk sanitasi di Indonesia, menegaskan bahwa sanitasi yang aman masih belum menjadi kebutuhan yang memadai bagi penduduk Indonesia. Beliau menyampaikan keprihatinan bahwa ketidakpenuhan akses air bersih dan sanitasi dapat berkontribusi pada stunting, yang dalam jangka panjang dapat berdampak pada penurunan kemampuan kognitif dan peningkatan risiko penyakit serius.
Kota Cimahi, sebagai kawasan perkotaan dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi ke-2 di Jawa Barat, memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran penyakit melalui air. Ia berharap bahwa kegiatan ini akan menjadi pemicu untuk menyelesaikan masalah sanitasi, khususnya di Kelurahan Baros, dan mendorong pemeliharaan fasilitas yang sudah dibangun agar memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.
Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Dikdik S. Nugrahawan mengatakan, Sanimas menjadi bagian dari Program Pemerintah Pusat yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Infrastruktur Bidang Sanitasi. Tujuannya tidak hanya mendukung pemulihan ekonomi, tetapi juga untuk membangun infrastruktur yang dapat mengentaskan permukiman kumuh serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan mengurangi jumlah Balita stunting.
Menurut Dikdik, kegiatan Sanimas adalah implementasi dari UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, di mana penanganan air limbah domestik menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota sebagai bagian dari pelayanan dasar.
Dana sebesar Rp 4.191.970.000,- dari DAK Fisik Infrastruktur Bidang Sanitasi Tahun 2023 digunakan untuk membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Skala Permukiman dan Tangki Septik Individual. Pencapaian tersebut melibatkan pembangunan 100 unit tangki septik individu di Kelurahan Cibabat, 1 unit IPAL komunal di Kelurahan Karangmekar, 2 unit IPAL komunal di Kelurahan Baros, 2 unit IPAL komunal di Kelurahan Leuwigajah, dan 1 unit IPAL komunal di Kelurahan Melong. Selain itu, terdapat 517 sambungan rumah dan 539 KK penerima manfaat.
Menurut Dikdik, pada akhir Desember 2023, seluruh infrastruktur Sanimas telah berhasil dibangun 100% dan aktif digunakan oleh masyarakat. Sebelum adanya program ini, masyarakat setempat menghadapi tantangan serius dengan penggunaan cubluk dan pembuangan langsung ke selokan, meningkatkan risiko penyebaran penyakit melalui air.
“Alhamdulillah, hadirnya program Sanimas di 5 kelurahan telah mengubah wajah permukiman di beberapa wilayah di Kota Cimahi menjadi lebih bersih dan sehat. Di samping dampak lainnya juga meningkatkan harkat martabat masyarakat karena bebas dari buang air besar sembarangan (BABS), pungkas Dikdik.**