RTH di Kota Cimahi Belum Capai Target: Pj Wali Kota Resmikan Taman Animasi

RTH di Kota Cimahi Belum Capai Target: Pj Wali Kota Resmikan Taman Animasi

Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjadi salah satu kebutuhan masyarakat Kota yang sangat penting, baik dari sisi sosial maupun lingkungan.

 Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi terus menambah jumlah RTH di wilayahnya, salah satunya dengan membangun taman, yakni taman Animasi yang berada di median Jalan HMS. Mintaredja, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah.

 Taman tersebut diresmikan secara langsung oleh Penjabat (Pj.) Wali Kota Cimahi Dicky Saromi, disaksikan Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko pada Selasa (17/12).

 Dicky Saromi mengungkapkan luasan RTH di Kota Cimahi masih belum mencapai target. "Ruang terbuka hijau publik di Kota Cimahi baru ada 46 hektare, sedangkan RTH publik ideal di Kota Cimahi 840 hektare atau sekitar 20% dari luas kota," ungkapnya.

 Taman Animasi seluas 3.647,66 meterpersegi ini menurut Dicky, memiliki peran strategis, karena menjadi welcome area memasuki Kota Cimahi dari akses Tol Baros, yang pada tahun 2019 telah ditempatkan platform tank, dan panser untuk memperkuat image Cimahi sebagai Kota Militer. 

 Pada tahun anggaran 2024 Taman animasi tersebut mengusung tema baru sebagai taman semi aktif untuk menunjang masyarakat beraktivitas, dengan menyediakan ruang interaksi dan sosialisasi bagi masyarakat, name tag logo dan tulisan BITC (Baros Information Technology and Creative Center) sebagai identitas, pergola dan blumbak tanaman, lampu taman dan seating area untuk pengunjung.

Selain itu, sebagai Kota Kreatif dengan adanya BITC, Taman Median diresmikan sebagai taman animasi dengan ditempatkannya tokoh animasi Superneli karya dari animator Cimahi (Ayena Studio), ke depannya taman akan menjadi galeri karya animasi para animator Cimahi.

 Lebih lanjut, Dicky menyampaikan bahwa selain penataan wajah kota, penataan taman juga dilakukan sebagai upaya rehabilitasi pasca bencana pohon tumbang yang terjadi beberapa waktu lalu, yang diakibatkan hujan intensitas tinggi disertai angin kencang pada Sabtu (9/11) , yang mengakibatkan 48 pohon tumbang, 10 pohon patah batang, dan 131 pohon patah dahan. 

 Selain peresmian Taman Median, Pemkot Cimahi juga melaksanakan Gebyar Penanaman Pohon dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia Tahun 2024.

 Gebyar Penanaman Pohon ini terselenggara atas kerjasama dengan Balai Sertifikasi dan Pembenihan Tanaman Hutan Provinsi Jawa Barat, serta PT. Angkasa Pura Indonesia yang telah menyumbangkan bibit tanaman sebanyak 2.750 bibit pohon untuk ditanam di wilayah Kota Cimahi. 

 Salah satu bibit pohon yang ditanam pada kegiatan ini adalah bibit pohon Baros, pohon khas Kota Cimahi yang awalnya banyak tumbuh di daerah Baros. 

 Selain meresmikan taman animasi  dan menanam pohon, Dicky juga meninjau pemberian Bantuan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) kepada 24 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Baros. 

 Dicky menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan pemberian bantuan rutilahu agar masyarakat yang kurang mampu dapat memiliki rumah yang layak huni.

 "Alhamdulillah hari ini Pemkot Cimahi kembali memberikan bantuan rutilahu atau rehabilitasi rumah tidak layak huni sebanyak 24 unit rumah, termasuk bagian dari sebanyak 485 unit rumah yang  diperbaiki se-Kota Cimahi pada Tahun Anggaran 2024," pungkasnya. 

 Sementara itu Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Cimahi yang juga Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi, Endang menyebutkan bahwa dari pembangunan taman dan penanaman pohon ini sebagai upaya menambah luas taman dan RTH  yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

 "Selain itu juga berfungsi untuk menambah area konservasi, dalam rangka menjaga kualitas lingkungan di Kota Cimahi," katanya.



sumber: https://www.koran-gala.id/news/58714168067/rth-di-kota-cimahi-belum-capai-target-pj-wali-kota-resmikan-taman-animasi