Rutilahu Menjadi Komitmen Dan Fokus Pemerintah Kota Cimahi
Rutilahu Menjadi Komitmen Dan Fokus Pemerintah Kota Cimahi
Terdapat 154 hektar kawasan kumuh di Kota Cimahi yang belum tertangani secara optimal, Pemerintah Daerah komitmen memfokuskan pelaksanaan program penanganan kawasan kumuh dan rumah tidak layak huni (Rutilahu).
PJ Wali Kota Cimahi Dicky Saromi mengatakan dari luas 154 hektar kawasan kumuh itu menjadi tantangan pemerintah untuk menangani secara optimal.
"Pemerintah sudah mengalokasikan dana untuk perbaikan pada 495 unit rutilahu di Kota Cimahi," kata Dicky, dalam sosialisasi pelaksanaan perbaikan rumah tidak layak huni di Technopark, Cimahi, Jumat (12/7/2024).
Menurut Dicky, pihaknya akan fokus untuk menangani semua kawasan kumuh yang ada di kelurahan Setiamanah dengan luas 10 hektar.
"Kriteria kawasan kumuh termasuk kepadatan, tata letak bangunan dan ketersediaan air bersih," ucapnya.
Penanganan Rutilahu merupakan bagian penting dari upaya pemerintah termasuk dalam penanganan permasalahan kawasan kumuh.
"Rumah layak huni menjadi sumber kehidupan dan penghidupan terutama untuk keluarga, karena didalamnya ada interaksi keluarga serta masyarakat," ungkapnya.
Dicky menambahkan Rutilahu menjadi prioritas utama bagi pemerintah baik tingkat Nasional, Jawa Barat maupun Kota Cimahi.
"Setiap tahunnya ada bantuan rutilahu agar perbaikan dapat meningkatkan kualitas hidup penghuninya dengan tiga kriteria yaitu keamanan, kesehatan dan aspek sosial," ujarnya.
Dicky berharap masyarakat yang mendapatkan bantuan bisa berpartisipasi aktif agar hasilnya dapat maksimal dalam proses perbaikan.
sumber: https://www.rri.co.id/daerah/825837/rutilahu-menjadi-komitmen-dan-fokus-pemerintah-kota-cimahi