Bakal Terapkan Teknologi Layanan Sosial, Poltekesos dan Pemkot Cimahi Bidik Cipageran-Citeureup Jadi Pilot Project
Bakal Terapkan Teknologi Layanan Sosial, Poltekesos dan Pemkot Cimahi Bidik Cipageran-Citeureup Jadi Pilot Project
Langkah progresif diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi dalam membenahi tata kelola kesejahteraan masyarakat. Menggandeng Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung, Pemkot siap mengimplementasikan teknologi dan kajian akademis untuk menyelesaikan krisis sosial, pengangguran, hingga perlindungan anak di Cimahi.
Nota kesepahaman tersebut ditandatangani langsung oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama Direktur Poltekesos Bandung Suharma di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi, Jumat (23/10/2026).
Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan bahwa penyelesaian masalah sosial tidak bisa dilakukan sendirian oleh pemerintah daerah tanpa kolaborasi lintas lembaga dan dukungan data yang valid.
“Kita saling kolaborasi antara Pemerintah Kota Cimahi dengan Poltekesos Bandung untuk menyelesaikan masalah sosial di Kota Cimahi. Baik itu di terkait sosial, pendidikan, maupun lainnya,” ungkap Ngatiyana.
Di sisi lain, Direktur Poltekesos Bandung Suharma menyebut kolaborasi ini menjadi panggung penerapan teknologi riset sosial yang telah dikembangkan organisasinya agar bisa dirasakan manfaatnya oleh warga Cimahi.
“Poltekesos akan mencoba mengimplementasikan teknologi yang telah dikembangkan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial agar dapat diterapkan di Pemerintah Kota Cimahi untuk menangani berbagai permasalahan sosial,” kata Suharma.
Implementasi program akan difokuskan pada tiga pilar utama: rehabilitasi sosial, pemberdayaan, serta perlindungan masyarakat. Pemkot dan Poltekesos juga akan menggelar bimbingan teknis untuk mendongkrak kompetensi Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) serta memperkuat peran Puskesos di tingkat kelurahan. Sebagai gebrakan awal, Kelurahan Cipageran dan Kelurahan Citeureup ditunjuk sebagai wilayah percontohan pengembangan program “Kampung Sosial” guna menciptakan kemandirian warga berbasis kewilayahan.
Views: 687