DLH Kota Cimahi Gencar Bentuk Bank Sampah Unit

DLH Kota Cimahi Gencar Bentuk Bank Sampah Unit

Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Cimahi gencar membentuk Bank Sampah Unit (BSU) di 312 Rukun Warga (RW) se- Kota Cimahi. Kepala DLH Kota Cimahi, Chanifah Listyarini mengatakan, bahwa langkah ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah yang harus diolah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). "Dari 312 RW yang ada, baru sekitar 100 BSU yang terbentuk. Saat ini, BSU hanya mengolah sampah anorganik," ujar Chanifah, dikutip Kontrovesri Rakyat, Jumat (5/7/2024). Ia menjelaskan bahwa ke depan, BSU juga akan mengelola sampah organik.
"Kami berharap BSU tidak hanya mengolah sampah anorganik, tetapi juga sampah organik. Saat ini, kami masih melakukan pendampingan untuk mencapai target tersebut," kata Chanifah. Untuk mencapai target pembentukan BSU di 312 RW, DLH telah menyiapkan 65 fasilitator yang masing-masing membawahi 5 RW untuk memberikan pendampingan dalam pengolahan dan pembentukan BSU. "BSU di setiap RW minimal harus sudah menyiapkan barang-barang yang bisa dijual seperti plastik dan botol bekas. Sampah ini kemudian akan diambil oleh bank sampah induk dan dicatat," ucapnya. DLH juga telah menyiapkan manajemen BSU untuk memastikan BSU dapat berkembang dengan baik. Di Kota Cimahi, terdapat dua bank sampah induk, yaitu Bank Sampah Induk Samici yang dikelola pemerintah dan Bank Sampah Induk Gemilang yang dikelola oleh penggerak bank sampah. (nand/adv/jas)