30 Warga Cimahi Ikuti Pelatihan Video Editing, Ngatiyana: Jadilah Duta Digital
30 Warga Cimahi Ikuti Pelatihan Video Editing, Ngatiyana: Jadilah Duta Digital
Pemerintah Kota Cimahi menggelar Pelatihan Video Editing Tahun 2026 di Cipageran. Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan yang berlangsung selama 10 hari tersebut.
Para peserta merupakan hasil seleksi dari sekitar 100 orang yang mendaftar. Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah video di tengah perkembangan teknologi digital.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan kemampuan video editing kini memiliki peluang yang luas. Video tidak hanya digunakan sebagai sarana menyampaikan informasi, tetapi juga dapat menjadi media promosi hingga membuka peluang penghasilan.
“Video adalah informasi. Video adalah cerita. Video adalah brand. Dan, kalau dikelola dengan baik, video juga bisa menjadi sumber penghasilan,” kata Ngatiyana.
Menurut Ngatiyana, keterampilan video editing dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari industri kreatif, pekerjaan lepas atau freelance, pembuatan konten, hingga pengembangan usaha mandiri.
Dia berharap peserta dapat menyerap materi selama pelatihan dan mengembangkan keterampilan tersebut setelah kegiatan selesai.
“Mudah-mudahan selama 10 hari ini ilmunya bisa terserap dengan baik dan dikembangkan menjadi konten-konten atau bidang teknologi, khususnya video editing,” ujarnya.
Ngatiyana juga meminta peserta tidak berhenti berkarya setelah pelatihan. Mereka didorong turut memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Kota Cimahi melalui konten video.
“Selesai pelatihan, jadilah duta digital Kota Cimahi. Kita punya kuliner, industri kreatif, UMKM, dan budaya. Ceritakan semuanya dalam bentuk video yang kreatif,” tuturnya.
Dia berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan karya sekaligus mendukung promosi potensi daerah melalui platform digital.