FGD Kelurahan Citeureup Kota Cimahi Tahun 2025 Bahas 86 Usulan di 4 Bidang

FGD Kelurahan Citeureup Kota Cimahi Tahun 2025 Bahas 86 Usulan di 4 Bidang

 Focus Group Discussion (FGD) Kelurahan Citeureup Cimahi Utara Kota Cimahi Tahun 2025 merupakan salah satu rangkaian atau tahapan dari pelaksanaan Musrenbang tingkat Kelurahan Citeureup.


Hal itu disampaikan Lurah Citeureup Rusli Sudarmadi saat memberikan sambutan berikut penjelasan sekaligus membuka FGD Kelurahan Citeureup Tahun 2025, di Aula kantor Kelurahan Citeureup, Jl. Encep Kartawiria No. 29, Citeureup Cimahi Utara, (Selasa, 14/1/2025).


Disbudparpora Kota Cimahi Gelar Malam Puncak Anugerah Kebudayaan Tahun 2024Monitoring Harga Pangan Pokok, Dicky Saromi : Harga Relatif Stabil Jelang NataruKadispangtan Tita Mariam : Jelang Nataru, Stok Komoditas Bahan Pokok di Kota Cimahi Aman

Acara yang dihadiri 100 orang yang terdiri dari Binwil Kelurahan Citeureup Kepala Dinas Sosial dan Kepala BKPSDMD Kota Cimahi atau yang mewakili, Camat Cimahi Utara atau yang mewakili, Lurah Citeureup Rusli Sudarmadi, Ketua LPM Kelurahan Citeureup Anugerah Hermansyah beserta para Ketua Lembaga Kelurahan Citeureup lainnya.


Hadir pula Anggota DPRD Kota Cimahi Dapil Kelurahan Citeureup Cipageran, Iwan Setiawan dari Fraksi Demokrat dan Deni Ramdhani dari Fraksi PKS, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Puskesmas Citeureup, para Kepala Sekolah SD/SMP/SMK Kelurahan Citeureup, para Ketua RW Kelurahan Citeurep beserta delegasi, kader PKK, para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, dan para tamu undangan lainnya.


Seperti yang diungkapkan Rusli, bahwa kegiatan FGD ini dilaksanakan dimana sebelumnya telah dilaksanakan Rembuk Warga Tahunan (RWT) pada bulan Desember Tahun 2024 yang menghasilkan beberapa usulan dari masing-masing RW,


“Bidang Fisik atau Infrastruktur 31 Usulan, Bidang Sosial dan Budaya 24 Usulan, Bidang Pemerintahan 19 Usulan, dan Bidang Ekonomi 12 Usulan, total berjumlah 86 usulan yang diterima,” ujar Rusli.


Dimana usulan-usulan tersebut, sambung Rusli, yang hari ini akan didiskusikan oleh peserta FGD untuk mencari prioritas tertinggi dari setiap bidangnya.


Adapun capaian-capaian kegiatan yang sudah dilaksanakan Kelurahan Citeureup Tahun Anggaran 2024, dikatakan Rusli.


“Dari Seksi Sarana Prasarana lingkungan, kegiatan dalam dpa yaitu melaksanakan kegiatan Padat Karya yang teknis pelaksanaannya dilakukan oleh para Ketua RW dengan membentuk Panitia Pelaksana Padat Karya di wilayah masing-masing, mencakup 10 jenis kegiatan diantaranya pembersihan dan pemeliharaan jalan lingkungan, pembersihan dan pemeliharaan jalan gang, pembersihan dan normalisasi saluran drainase, pembersihan dan normalisasi saluran anak sungai, pembersihan dan normalisasi gorong-gorong, pembersihan dan pemeliharaan kantor RW, pembersihan dan pemeliharaan Pos Kamling, pembersihan dan pemeliharaan Posyandu, pembersihan dan pemeliharaan Taman Bermain, pembersihan dan pemeliharaan Lapang olah Raga,” paparnya.



Ketua LPM Kelurahan Citeureup Anugerah Hermansyah (kiri bawah)

Kemudian kegiatan diluar dpa, lanjut Rusli, mencakup pembangunan Septic tank individu yang bersumber dari APBD kota dan bantuan provinsi, pendataan rumah berpotensi roboh dan pemangkasan/penebangan pohon.


“Sedangkan kegiatan lainnya non fisik, yaitu kerja bakti warga masyarakat bersihkan drainase/gorong-gorong, Jum’at Bersih (Jumsih), Minggu Bersih (Mingsih), penanganan genangan air

dan lainnya,” terangnya.


Selanjutnya dari Seksi Ekpemkesos, Rusli menyebutkan,


“Kegiatan dalam dpa, Pembinaan kelembagaan meliputi pembinaan RT RW, LPM, PKK, PSM, RBM, MUI, DMI, Karta, Rw Siaga, Posyandu, Posbindu, dll, Pelayanan mobil siaga dan Musrenbang, sedangkan kegiatan lainnya diluar dpa, Pelaksanaan lomba-lomba diantaranya Juara Tertib Administrasi, Lomba PKSS, dan Pelayanan Puskesos.” ulasnya.


Dan yang terakhir, kata Rusli, dari Seksi Pemerintahan mencakup,


“Pembinaan Linmas 12 Kegiatan, Monitoring Siskamling 12 Kegiatan, PHBA 1 Kegiatan, dan PHBN 2 Kegiatan,” ungkapnya.


Hasil skoring dari Forum Dialog ini akan disampaikan oleh masing-masing bidang pada Musrenbang Partisipatif Tingkat Kelurahan Citeureup yang akan dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 17 Januari 2025.


“Mudah-mudahan bisa dikawal ke tingkat kecamatan dan kota,” tutup Rusli.


Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Citeureup Anugerah Hermansyah yang akrab dipanggil Uckeu ini, saat dikonfirmasi usai acara mengatakan bahwa pihaknya menampung setiap usulan dari masing-masing RW.


“Dimana dari hasil rembug RW yang dilaksanakan pada bulan Desember tahun 2024 terdapat 330 usulan murni dari 4 bidang,” ucap Uckeu.


Dari 330 usulan murni tersebut, menurut Uckeu, setelah direkap dan diakumulasikan di kelurahan menjadi 86 usulan, karena banyak usulan yang sama.


“86 usulan yang terdiri dari, usulan Ekonomi 12 usulan, Pemerintahan 19 usulan, Sosial Budaya 24 usulan dan Infrastruktur/Fisik paling banyak ada 31 usulan,” bebernya.


Saat dipertanyakan mengenai prioritas utama dari usulan-usulan tersebut, menurut Uckeu, pihaknya tidak bisa mengintervensi.


“Oleh karena itu, kita limpahkan kepada para peserta diskusi, apa yang menurut mereka yang harus diprioritaskan, karena pemikiran mereka pun tidak ego sektoral, memikirkan tentang RW nya tetapi mereka berfikir tentang kebutuhan dan kepentingan masyarakat Citeurep pada umumnya,” jelasnya.


Dikatakan Uckeu, dari 86 usulan tersebut sudah mengkrucut dan hasilnya sudah ada, yang akan disampaikan pada Musrenbang nanti.


“Saya harapkan setiap usulan apalagi yang diprioritaskan, yang jelas ingin direalisasikan pada waktunya tahun 2026 nanti, karena semuanya urgent,” pungkasnya.



sumber: https://media3.id/2025/01/fgd-kelurahan-citeureup-kota-cimahi-tahun-2025-bahas-86-usulan-di-4-bidang/