FGD Musrembang Cimahi Utara Terapkan Komitmen Sesuai Kebutuhan Masyarakat
FGD Musrembang Cimahi Utara Terapkan Komitmen Sesuai Kebutuhan Masyarakat
CIMAHI - FGD Musrenbang Partisipatif tingkat Kecamatan Cimahi Utara menunjukkan komitmen uintuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Dengan kolaborasi, diharapkan dapat tercipta pembangunan yang lebih inklusif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pembangunan akan lebih tepat sasaran dan efektif dalam meningkatkan kualitas hidup warga. Musrenbang Partisipatif sangat penting untuk memastikan suara masyarakat agar didengar dan diakomodasi dalam kebijakan pembangunan
Target 1.000 Bidang Tanah, Kantah Cimahi Temui Walikota Terkait Program PTSL
Kegiatan Musrenbang Partisipatif tingkat Kecamatan Cimahi Utara dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Anggota DPRD Kota Cimahi, unsur OPD, Camat Cimahi Utara, para lurah, LPM, tokoh masyarakat, ormas/LSM, dan tamu undangan lainnya. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan pembangunan di Cimahi Utara. Kolaborasi yang baik seperti ini sangat penting.
Forum Musrenbang Partisipatif menjadi wadah penting bagi masyarakat dan pemerintah untuk dapat sama-sama membahas kebutuhan riil warga, terutama di sektor pelayanan dasar. Maka, program pembangunan akan bisa lebih tepat sasaran dan efekti bila disandingkan dengan Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana menekankan, pemerintah sangat memprioritasin kebutuhan utama masyarakat, seperti halnya infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik yang menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup warga Cimahi.
Ia menjelaskan bahwa program pembangunan tetap akan berjalan, meski pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran. Efisiensi dilakukan dengan prioritaskan program yang paling penting, tanpa kurangi kualitas pelayanan ke masyarakat.
“Efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi pelayanan, tetapi membuat anggaran agar lebih efektif dan tepat sasaran. Mengingat kebutuhan dasar masyarakat seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur tetap jadi prioritas pemkot Cimahi” Kata Walikota. Kamis. (5/01/2026)
Ngatiyana menungkapkan, efisiensi dilakukan diarea yang tidak langsung ada sentuhannya dengan kepentingan masyarakat, namu pihaknya lebih menyentuh pada pengurangan perjalanan dinas, hemat dalam pengunaan ATK, serta hemat pada kegiatan internal pemerintahan. Agar anggaran bisa lebih fokus untuk kebutuhan masyarakat.
Akan tetapi, pembangunan fasilitas publik tetap berjalan, termasuk peningkatan layanan kesehatan, penerangan, serta sarana sosial masyarakat.
“Kita efisiensikan belanja yang tidak berdampak langsung, agar pembangunan untuk masyarakat tetap berjalan, jika pengelolaan anggaran tepat, maka masyarakat akan merasakan manfaatnya”
Pemkot berharap melalui Musrenbang Partisipatif, semua program pembangunan di Cimahi Utara bisa lebih terarah, transparan, dan berkelanjutan. Agar tujuan kesejahteraan masyarakat dan kualitas pelayanan publik bisa makin meningkat. (One).