RSUD Cibabat Perkuat Pelayanan Spesialis Saraf dengan Hadirnya EMG, EEG, dan Neurofeedback
RSUD Cibabat Perkuat Pelayanan Spesialis Saraf dengan Hadirnya EMG, EEG, dan Neurofeedback
Cimahi - RSUD Cibabat Kota Cimahi resmi meluncurkan tiga layanan baru di bidang saraf, yaitu EMG, EEG, dan Neurofeedback. Peresmian dilakukan sebagai upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan spesialistik bagi masyarakat Cimahi dan sekitarnya.
Baca Juga:
Dokumen LPK Belum Lengkap, Pelatihan Kerja Disnaker Cimahi Kandas di Tengah Jalan
Dengan hadirnya tiga layanan tersebut, pasien dengan keluhan gangguan saraf dan otak diharapkan tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit di luar Kota Cimahi.
dr. Jeffry selaku Direktur RSUD Cibabat menuturkan, layanan ini merupakan bagian dari penguatan pelayanan spesialis saraf di rumah sakit milik Pemkot Cimahi.
Ia mengatakan, “Tiga layanan baru ini kami hadirkan sebagai program unggulan. Harapannya, ke depan bisa jadi percontohan pengelolaan rumah sakit yang baik. Apalagi kami sudah memiliki dokter spesialis yang siap melayani masyarakat Cimahi.” Kamis. (2/7)
“Kami ingin memastikan masyarakat Cimahi mendapatkan layanan diagnostik dan terapi saraf yang lengkap, cepat, dan terjangkau di satu tempat,” pungkasnya.
Kenali 3 Layanan Baru RSUD Cibabat
1. EMG - Electromyography: Deteksi Gangguan Saraf Tepi dan Otot*
EMG adalah pemeriksaan untuk mengetahui fungsi otot dan saraf tepi. Pemeriksaan dilakukan dengan merekam aktivitas listrik pada otot, baik melalui tempelan elektroda di kulit maupun jarum halus.
Layanan ini ditujukan bagi pasien dengan keluhan kesemutan, kebas, nyeri menjalar, lemah otot, saraf kejepit, Carpal Tunnel Syndrome, hingga neuropati akibat diabetes.
Hasil EMG akan membantu dokter spesialis saraf menegakkan diagnosis lebih akurat dan menentukan terapi yang tepat.
2. EEG - Electroencephalography: Memantau Aktivitas Otak*
EEG berfungsi merekam aktivitas listrik di otak. Pemeriksaan dilakukan dengan memasang elektroda di kepala pasien selama 20-30 menit tanpa rasa sakit.
EEG sangat penting untuk diagnosis dan pemantauan epilepsi, kejang, gangguan tidur, sakit kepala berat, pusing, gangguan kesadaran, hingga evaluasi perkembangan anak.
Dengan layanan EEG, gelombang otak dapat dilihat secara langsung. Ini menjadi alat penting dalam penanganan kasus gangguan saraf pusat.
3. Neurofeedback: Terapi Latih Otak Tanpa Obat
Neurofeedback adalah terapi non-invasif yang melatih otak agar dapat mengatur gelombang otaknya sendiri.
Pasien akan dipasangi sensor EEG lalu diminta bermain game atau menonton video. Jika gelombang otak berada pada kondisi ideal, maka gamenya akan berjalan. Lama kelamaan otak akan "belajar" dan terbiasa menghasilkan pola gelombang yang sehat.
Terapi ini direkomendasikan untuk anak dengan ADHD, autisme, penderita kecemasan, insomnia, migrain kronis, pasca stroke, hingga untuk meningkatkan fokus dan daya ingat.
Neurofeedback dilakukan tanpa obat dan tanpa efek samping. Tujuannya adalah melatih regulasi diri otak agar lebih optimal.
Direktur RSUD Cibabat dr. Jeffry Iman Gurnadi, Sp. OG., M.Kes
Ketiga layanan tersebut kini tersedia di Poli Saraf RSUD Cibabat dan ditangani langsung oleh dokter spesialis saraf. Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini disarankan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu agar dapat ditentukan jenis pemeriksaan yang sesuai.
RSUD Cibabat berharap dengan adanya EMG, EEG, dan Neurofeedback, angka rujukan keluar kota dapat ditekan dan masyarakat mendapatkan penanganan lebih cepat.
Untuk informasi pendaftaran dan jadwal pelayanan, masyarakat dapat menghubungi RSUD Cibabat atau datang langsung ke Poli Saraf. (One)