Pj. Walikota Cimahi : Satpo PP- Damkar, Tingkatkan Layanan Kemasyarakat.
Pj. Walikota Cimahi : Satpo PP- Damkar, Tingkatkan Layanan Kemasyarakat.
CIMAHI,FORMASNEWS.COM- Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi Dicky Saromi meminta Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kemasyarakat sebagai aparatur pemerintah yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Mengatakan hal itu, pada kegiatan Forum Perangkat Daerah Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, di Alam Wisata Cimahi (AWC), Jumat (16/2/2024). Menurut Dicky, untuk dapat memenuhi harapan masyarakat maka perlu adanya pola sikap dan pola tindak dengan 5S Salam, Sapa, Senyum, Sopan, dan Santun. Hal itu, harus dimiliki oleh Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Cimahi. Pada era keterbukaan informasi saat ini, masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi serta dapat membandingkan kualitas pelayanan yang dilakukan oleh aparatur pemerintah.“Maka itu, dalam tugasnya Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran harus mengedepankan sisi-sisi preemtif dan preventif melalui mekanisme persuasif, pencegahan, penyuluhan dan mengedepankan model penyelesaian di hulu daripada di hilir. Sehingga wajah Polisi Pamong Praja tidak lagi nampak garang dan yang lebih penting adalah benturan-benturan dapat dihindari serta kesadaran masyarakat terhadap peraturan semakin meningkat,” tegas Dicky. Lebih lanjut Dicky mengungkapkan, dalam urusan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kepada masyarakat untuk ketentraman dan ketertiban umum, di perlukan pola sikap dan perilaku serta kualitas sumber daya manusia harus benar-benar diperhatikan termasuk juga sarana dan prasarana standar minimal juga harus dicukupi sehingga mampu menjalankan tugas yang baik.“Apabila layanan yang diberikan tidak maksimal, maka secara real time dapat terpublikasi melalui komunikasi sosial on line. Maka itu, saya mengingatkan penempatan aparatur di Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran agar dilakukan dengan mempertimbangkan secara matang kompetensi dan latar belakang keilmuan yang dimiliki,” katanya. Dalam hal ini juga, bahwa Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran rentan dengan gesekan kepentingan dan konflik, karena kinerjanya harus berhubungan langsung dengan masyarakat dan tidak akan mungkin wibawa pemerintahan akan tetap terbangun apabila aparatur penegak regulasinya tidak berkompeten. “Maka itu, melalui Forum ini yang dihadiri 184 peserta dapat terjaring berbagai masukan dari semua stakeholder sebagai bahan rancangan awal Renja tahun 2025 Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Cimahi kinerjanya lebih kualitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya. (Red)