Pj. Walikota Cimahi Membuka Langsung Forum Perangkat Daerah Satuan Pamong Praja Dan Damkar
Pj. Walikota Cimahi Membuka Langsung Forum Perangkat Daerah Satuan Pamong Praja Dan Damkar
Pelaksanaan Pembukaan Forum Perangkat Daerah Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol-PP dan Damkar) Kota Cimahi, kegiatan ini dibuka oleh Pj. Walikota Cimahi Dicky Saromi dihadiri oleh 184 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, Perangkat Daerah Kota Cimahi, instansi terkait Kota Cimahi, unsur pendidikan Kota Cimahi, dan unsur masyarakat Kota Cimahi yang dilaksanakan di AWC Jalan Kolonel Masturi KM.4 No.157, Cipageran, Kec. Cimahi Utara, Jum’at (16/2/2024). Untuk dapat memenuhi harapan masyarakat maka perlu adanya pola sikap dan pola tindak dengan 5 S, Salam, Sapa, Senyum, Sopan, dan Santun, yang harus dimiliki oleh Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran. Dalam wawancaranya Dicky mengatakan “Pada era keterbukaan informasi saat ini, masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi serta dapat membandingkan kualitas pelayanan yang dilakukan oleh aparatur pemerintah”,ujarnya. “Ke depannya Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran akan mengedepankan sisi-sisi preemtif dan preventif melalui mekanisme persuasif, pencegahan, penyuluhan dan mengedepankan model penyelesaian di hulu daripada di hilir, sehingga wajah Polisi Pamong Praja tidak lagi nampak garang dan yang lebih penting adalah dapat dihindarinya benturan benturan serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap peraturan”, terang Dicky. Dicky Pun menjelaskan “Satpol PP – Damkar Cimahi termasuk di dalam urusan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Cimahi dalam urusan ketentraman dan ketertiban umum sehingga pola sikap dan perilaku serta kualitas sumber daya manusia harus benar-benar diperhatikan termasuk juga sarana dan prasarana standar minimal juga harus dicukupi sehingga mampu menjalankan tugas, kewajiban, serta kewenangannya yang secara tegas telah tertuang dalam peraturan perundang undangan. Apabila layanan yang diberikan tidak maksimal, maka secara real time dapat terpublikasi melalui komunikasi sosial on line”, paparnya. Terkait untuk penempatan aparatur di Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran agar dilakukan dengan mempertimbangkan secara matang kompetensi dan latar belakang keilmuan yang dimiliki. “Perlu kita pahami bahwa Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran rentan dengan gesekan kepentingan dan konflik karena kinerjanya yang harus berhubungan langsung dengan masyarakat dan tidak akan mungkin wibawa pemerintahan akan tetap terbangun apabila aparatur penegak regulasinya tidak berkompeten”, tandas Dicky. Ditempat yang sama Plt Sekretaris Satpol-PP Ranto Sitanggang mengatakan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran itu, organisasi yang strategis dan penting, dalam pemerintahan daerah di Kota Cimahi. Karena Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi yang menjaga keamanan dan ketertiban bagi masyarakat Kota Cimahi. “Urusan wajib yang kita laksanakan dalam hal urusan pemadam kebakaran, ini juga tadi sudah saya arahkan , melaksanakan tahun 2024 ini untuk persiapan di tahun 2025 supaya Satpol-PP ini nantinya menjadi organisasi yang kuat dan semakin berperan, khususnya untuk menjaga keamanan Kota Cimahi”, ujar Ranto. Rinto menambahkan, “keamanan untuk Kota Cimahi merupakan salah satu syarat untuk mencapai Kota Cimahi Campernik, dan Indonesia Emas tahun 2045,dan untuk menuju kesana prioritas utama adalah dalam konteks pencegahan, yang didalamnya ada sosialisasi, edukasi, dan pelatihan”, pungkas Ranto. (Hendra JR)