adangan Pangan Pemerintah Mulai Disalurkan di Kota Cimahi.

adangan Pangan Pemerintah Mulai Disalurkan di Kota Cimahi.

CIMAHI, Medikom Warga Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi rela antre untuk mendapatkan beras bantuan cadangan pangan pemerintah (CPP) di Aula Kantor Kelurahan Melong Jalan Melong Sakola, belum lama ini. Penyerahan bantuan beras secara simbolis dilakukan oleh Pj. Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi kepada beberapa keluarga penerima manfaat (KPM) "Tahun 2024 ini kita memulai lagi memberikan beras yang berasal dari cadangan pangan pemerintah dari pemerintah pusat. Di mana yang kita berikan sekarang ini kurang lebih untuk 37.075 KPM yang tersebar di 15 kelurahan, yang bersumber dari data kemiskinan ekstrem," ujarnya. Menurut Dicky, bantuan ini masuk tahap pertama di tahun 2024, yang diberikan per triwulan, yakni Januari, Februari, Maret, April, Mei, dan Juri "Masing-masing KPM mendapatkan 10 kilogram. Mereka akan 6 kali mendapatkan bantuan ini," katanya Penerima bantuan kali ini, sambung Dicky, agak berbeda sedikit dibanding tahun lalu, karena ini masuknya data di kemiskinan ekstrim yang sumbernya dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) "Kita sih ikutin karena datanya dari pemerintah pusat. Ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah, bukan hanya sekedar membantu, tapi juga mencegah kerawanan pangan, stunting, dan kemiskinan ekstrim," ucapnya Dijelaskan Dicky, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi sendiri sudah menyiapkan CPP daerah, namun hal itu sifatnya situasional "Jadi kita memfasilitasi sebetulnya apa yang ada di cadangan pangan pemerintah (pusat), sedangkan cadangan pangan kita tetap ada dan terjaga dengan jumlah sekitar 34 ton, biasanya itu untuk situasional Misalkan kalau terjadi bencana, kale terjadi kerawanan pangan, dan sebagainya kita berikan bantuan, tapi yang rutin diberikan bantuan berdasarkan data KPM yang berasal dari CPP, bebernya. Murliati (59), wara RT 05/RW 17 Kel. Melong mengaku baru pertama kali mendapatkan bantuan pangan beras. "Alhamdulillah akhirnya dapat juga. Kalau ada tetangga yang dapat saya nggak pernah merasa iri, karena itu mungkin bukan rezeki saya," katanya la pun berharap bantuan ini bisa terus diberikan, terutama bagi warga kurang mampu yang belum pernah mendapatkan bantuan "Alhamdulillah bisa mengurangi biaya sehari-hari. Sekarang kan harga beras mahal banget, Rp15 ribu per kilogram Biasanya seminggu hoa habis 5 kilogram," ujarnya. (Ganda Tb)