Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Ratusan Personel Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi Jalani Tes Urine
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Ratusan Personel Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi Jalani Tes Urine
Ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi serta Dinas Perhubungan Kota Cimahi menjalani tes urine di Gedung B Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Kamis (29/8).
Tes urine yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Cimahi bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi dilakukan dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang.
Kegiatan diawali apel di Lapangan Apel Pemkot Cimahi dengan pembina apel Kepala BKPSDMD Kota Cimahi Lilik Setyaningsih, dan Kepala BNN Kota Cimahi Yulius Amra.
"Iya hari ini kita melaksanakan tes urine, sesuai arahan pimpinan, sasaranya adalah personel yang bertugas di lapangan. Target 183 orang, terdiri dari personel Satpol PP dan Damkar sebanyak 126 orang, dan Dishub sebanyak 57 orang," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan BKPSDMD Kota Cimahi, Suwartono.
Dijelaskannya, tes urine dilakukan untuk melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan Pemberantasan Penyalagunaan dan Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (RAN P4GN) Tahun 2020-2024.
"Untuk tes urine hari ini dikhususkan kepada personel yang bertugas di lapangan, selain arahan dari pimpinan, yang menjadi alasan adalah memastikan kondisi yang bersangkutan tidak terkontaminasi hal yang tidak baik, salah satunya pengaruh narkoba," ujar Suwartono.
Melalui tes urine ini pihaknya berharap seluruh pegawai dapat melakukan deteksi dini dan pencegahan dalam penyalahgunaan narkotika
"Dan harapan lain, tentunya pelaksanaan kegiatan ini dapat dijadikan oleh seluruh pegawai sebagai upaya pembinaan disiplin pegawai untuk lebih waspada terhadap bahaya narkotika," katanya.
Menurut Suwartono, pelaksanaan tes urine hari ini belum bisa diikuti semua pegawai yang menjadi sasaran.
"Dikarenakan siang ini BNN ada giat lain, untuk yang belum tes urine, dilanjutkan besok di BNN. Ada 21 orang lagi yang belum tes urine. Untuk yang sudah alhamdulillah sampai terakhir semua negatif," ungkapnya.
Sumber : KORAN GALA