Dalam Upaya Mencegah Bencana Banjir, Pemkot Cimahi Adakan Gerakan Jumat Bersih Dan Pembersihan Saluran Drainase

Dalam Upaya Mencegah Bencana Banjir, Pemkot Cimahi Adakan Gerakan Jumat Bersih Dan Pembersihan Saluran Drainase

Pemerintah Kota Cimahi mengajak masyarakat ikut berpartisipasi melakukan upaya mengatasi permasalahan banjir di Kota Cimahi. Selain meningkatkan kewaspadaan akan potensi bencana di musim hujan, masyarakat juga diajak terlibat mengikuti kegiatan aksi bersih-bersih lingkungan lewat Jumat Bersih (Jumsih). Pj. Walikota Cimahi Dicky Saromi mengatakan, menginstruksikan aparat kewilayahan bersama masyarakat melakukan kegiatan Jumat Bersih. “Aparat kewilayahan kelurahan dan kecamatan agar mengajak masyarakat untuk Jumsih. Dengan membersihkan saluran drainase maupun sungai di wilayah masing-masing,” ujarnya. Aksi Jumat Bersih sudah mulai dilaksanakan pada Jumat (12/1/2024) di wilayah RW masing-masing. Warga bergotong royong melakukan pembersihan lingkungan permukiman, saluran air, hingga sungai. Kondisi drainase yang tidak optimal menjadi salah satu pemicu banjir di Kota Cimahi. Normalisasi drainase dipilih Pemkot Cimahi sebagai upaya penanganan banjir agar laju air tidak terhambat. “Hal itu sebagai upaya nonstruktural dalam jangka pendek untuk penanganan banjir,” ucapnya. Masyarakat diminta untuk melakukan upaya pencegahan banjir saat hujan dengan intensitas tinggi melanda Kota Cimahi. Terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak menghambat laju air, termasuk tidak mendirikan bangunan diatas saluran air. “Yang terus berlanjut tidak hanya karena kejadian banjir kemarin kita lakukan yaitu selalu adakan pembersihan sampah atau sedimentasi. Juga saluran yang terhambat jalan airnya karena letak tidak baik, ada bangunan liar, dan sebagainya. Masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan karena bisa terbawa banjir dan menyumbat saluran, juga tidak menutup saluran air dengan bangunan,” tuturnya. Disisi lain, Pj Wali Kota Cimahi Dicky Saromi bersama jajaran Pemkot Cimahi dan Polres Cimahi-Kodim 0609/Cimahi melakukan peninjauan langsung pengerukan saluran air di beberapa titik di Kota Cimahi. Sejumlah lokasi yang dilakukan pengerukan merupakan titik banjir yang menggenang di ruas jalan sehingga perlu segera ditangani. Lokasi yang ditinjau diantaranya Jalan Jend. Amir Machmud depan Kartika Sari, Jalan Encep Kartawiria depan SGO, dan di Jalan Cipanawar Kelurahan Cipageran Kota Cimahi. “Pembersihan saluran ini dilakukan bertujuan untuk meminimalisir dampak genangan air yang melanda Kota Cimahi terutama di titik-titik rawan banjir,” ujar Pj Wali Kota Cimahi Dicky Saromi. Pihaknya menyatakan telah melakukan sejumlah strategi penanganan banjir di Kota Cimahi. “Penanganan secara struktural dan non struktural perlu kita lakukan meskipun penyelesaiannya masih membutuhkan waktu. Ada penanganan non struktural jangka pendek, beberapa saluran akan kami normalisasi diantaranya saluran di jalan, maupun saluran lainnya akan dilakukan normalisasi dan dibenahi,” katanya. Secara struktural, sejumlah perbaikan infrastruktur akan segera dilakukan. “Akan dibuat tembok penahan tanah (TPT), ada beberapa tembok di tebing sungai yang sudah kita mulai dari desainnya,” ucapnya. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan BBWS Citarum dan Badan Pengelola Cekungan Bandung untuk penanganan anak-anak Sungai Citarum. “Agar program ini dilanjutkan, karena Cimahi sendiri sudah melanjutkan seperti pembebasan lahan di Cigugur dan seterusnya. Hal ini bentuk kesiapan untuk melakukan normalisasi sungai-sungai sebagai upaya penanganan banjir di Kota Cimahi,” tuturnya. (RED/MFA)



Sumber: https://jabarnews.id/2024/01/19/dalam-upaya-mencegah-bencana-banjir-pemkot-cimahi-adakan-gerakan-jumat-bersih-dan-pembersihan-saluran-drainase/