Lewat Program Pawang Ronda, Pemkot Cimahi Tingkatkan Pengamanan dan Efisiensi Anggaran

Lewat Program Pawang Ronda, Pemkot Cimahi Tingkatkan Pengamanan dan Efisiensi Anggaran

Cimahi, Jagatpewarta.com- Pemerintah Kota Cimahi menggelar kegiatan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) bertajuk Pawang Ronda (Ngawangkong Bari Ngaronda) bersama jajaran pejabat daerah dan masyarakat RW 05 kelurahan utama Rabu (09/09/2026).

Dalam acara tersebut, Walikota Cimahi Ngatiyana memberikan sambutan mengenai pentingnya peran Forkopimda dan elemen masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah serta memajukan pembangunan kota.

Dalam pidatonya, Ngatiyana mengapresiasi kehadiran seluruh jajaran Forkopimda—mulai dari pihak Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Kepolisian (Kapolres), TNI (Dandim), DPRD, camat cimahi selatan,hingga para lurah, pimpinan pondok pesantren, pengurus RT/RW, dan anggota Linmas. Menurutnya, program Pawang Ronda menjadi ajang penting untuk memantau keamanan sekaligus mendengar aspirasi langsung dari warga.

"Program Pawang Ronda ini dilakukan agar Forkopimda turun langsung ke lapangan untuk memantau dan menjaga keamanan masyarakat. Keamanan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama," ujar Ngatiyana.

Selain membahas aspek keamanan, Ngatiyana menjelaskan langkah efisiensi anggaran yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Cimahi. Efisiensi tersebut di antaranya dilakukan dengan memotong anggaran konsumsi makan dan minum rapat sebesar 70 persen serta memangkas belanja alat tulis kantor (ATK) berbasis kertas hingga 70 persen karena pengalihan ke sistem digital.

Hasil efisiensi anggaran Pemkot Cimahi difokuskan untuk membiayai tiga sektor prioritas masyarakat:

Kesehatan: Pembangunan Puskesmas Melong agar dapat melayani masyarakat 24 jam serta optimalisasi Unit Pengolahan Darah (UPDRS) di RSUD Cibabat.

Pendidikan: Renovasi dan perbaikan sarana di SMP Negeri 14 serta rencana pembangunan SMP Negeri 15.

Infrastruktur: Perbaikan jalan dan pembangunan underpass di Jalan Gatot Subroto yang didukung oleh anggaran pemerintah provinsi.

Ngatiyana menegaskan bahwa setiap tantangan dan masukan masyarakat akan dihadapi dengan sabar dan fokus pada hasil pembangunan yang nyata demi kepentingan publik.