Menpora Tinjau Dapur Penyedia Makanan Bergizi Gratis di Cimahi
Menpora Tinjau Dapur Penyedia Makanan Bergizi Gratis di Cimahi
KBRN, Cimahi: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo bersama Wakil Menpora Taufik Hidayat mengunjungi Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Yayasan Arara Visi Hijau di Jalan Gunung Batu Dalam No. 43, Kelurahan Pasirkaliki, Kota Cimahi, Senin (6/1/2024).
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau pengelolaan dapur sentral yang menyediakan makanan bergizi gratis bagi anak-anak di wilayah Cimahi.
"Kami melihat proses persiapan makanan di dapur ini sangat baik. Fasilitasnya higienis, bersih, dan memenuhi standar untuk pemenuhan gizi anak-anak," ujar Dito Ariotedjo.
Dito menjelaskan, meskipun standar gizi dapur ini belum cukup untuk kebutuhan atlet Olimpiade, program ini sangat bermanfaat bagi anak-anak mulai dari jenjang PAUD, SD,SMP hingga SMA.
“Menunya mengandung protein hewani, protein nabati, karbohidrat, sayur, dan vitamin untuk memenuhi kebutuhan gizi harian,” ucapnya.
Setiap harinya, dapur ini mampu menyediakan hingga 3.500 porsi makanan. Dalam kunjungan tersebut, menu yang disajikan meliputi opor ayam, nasi, tumis buncis, semangka, dan susu.
"Menu ini lengkap dengan kandungan protein yang cukup, bahkan ada tiga sumber protein," tambah Dito.
Selain meninjau dapur, Dito dan Taufik juga berencana memantau distribusi makanan ke sekolah-sekolah penerima manfaat, seperti SMP 12 Cimahi dan SMAN 3 Cimahi. Mereka memastikan makanan diterima dengan baik oleh para siswa.
Menurut Dito, program ini merupakan bagian dari prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo.
Selain meningkatkan kesehatan generasi muda, program ini juga memberikan dampak ekonomi karena sebagian besar bahan baku berasal dari wilayah setempat.
"Sistem ini mengedukasi masyarakat untuk memenuhi standar dalam penyediaan bahan pangan serta memastikan suplai yang sesuai kebutuhan gizi," jelasnya.
Ia optimistis, melalui program ini, pemerintah dapat menciptakan generasi muda yang lebih sehat dan tangguh. Dengan kepastian gizi sejak dini, Indonesia diharapkan mampu melahirkan generasi emas yang unggul di masa depan.
Sementara itu Penanggung Jawab Yayasan Arara Visi Hijau, Adam Darmawan, menambahkan bahwa penyusunan menu makanan di dapur SPPG ini didasarkan pada arahan Badan Gizi Nasional (BGN) dan melibatkan ahli gizi.
"Ahli gizi menentukan siklus menu sehingga semuanya sesuai standar kesehatan," terangnya.
Sumber: