Musrenbang Kecamatan Cimahi Tengah, Asep Bachtiar : 10 Usulan Program Prioritas Semua Bidang Akan Diperjuangkan di Tingkat Kota

Musrenbang Kecamatan Cimahi Tengah, Asep Bachtiar : 10 Usulan Program Prioritas Semua Bidang Akan Diperjuangkan di Tingkat Kota

CIMAHI, Media3.id – Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan secara serentak di tiap-tiap kecamatan di Kota Cimahi pekan lalu. Maka, hasil pembahasan dari FGD yang dilaksanakan Kecamatan Cimahi Tengah, dibahas kembali dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Cimahi Tengah, yang dilaksanakan di aula Kantor Kecamatan Cimahi Tengah, Jalan Terusan No. 44, Cimahi Tengah, Kamis (1/2/2024). Acara tersebut dihadiri oleh Pj. Walikota Cimahi Dicky Saromi, Bina Wilayah (Binwil) Kecamatan Cimahi Tengah Asisten III bidang Administrasi Umum Maria Fitriana, Camat Cimahi Tengah Asep Bachtiar, anggota DPRD Kota Cimahi Iwan Setiawan dari Fraksi PDIP, Kepala OPD, unsur Forkopimcam, para Lurah se Kecamatan Cimahi Tengah, Ketua LPM Kecamatan Cimahi Tengah, Ketua LPM tiap-tiap kelurahan Kecamatan Cimahi Tengah, Ormas Pemuda, Perwakilan UMKM dan Perempuan serta tokoh masyarakat dan agama yang ada di wilayah Kecamatan Cimahi Tengah, dan para tamu undangan lainnya. Usai acara, saat dikonfirmasi, Pj. Walikota Cimahi Dicky Saromi, menyampaikan bahwa Musrenbang yang dilaksanakan di tingkat Kecamatan ini merupakan suatu mekanisme yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya terkait proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Cimahi untuk Tahun 2025 bahkan untuk jangka panjang sampai Tahun 2045. “Kita coba informasikan agenda-agenda pembangunan yang akan kita lakukan kedepan yaitu untuk mewujudkan Cimahi Campernik dan Indonesia Emas Tahun 2045,” ujar Dicky. Untuk mencapai semua itu, sambung Dicky, ada syarat yang harus dipenuhi. Disamping pihaknya memperhatikan beberapa kebutuhan yang sudah disampaikan melalui Musrenbang ini. “Dari semua kebutuhan itu, satu lagi yang paling penting, bagaimana kita meningkatkan pendapatan? jangan hanya mikir belanjanya saja, karena dananya harus ada juga,” tanyanya. Pendapatan inilah yang terus akan digali oleh Dicky, karena ada potensi-potensi yang bisa digarap untuk menambah APBD dalam menuntaskan agenda-agenda pembangunan di Kota Cimahi. Sementara, Camat Cimahi Tengah Asep Bachtiar melaporkan bahwa Musrenbang ini menjadi salah satu rangkaian akhir untuk mengesahkan usulan program prioritas pembangunan pada 2025 hasil FGD Minggu yang lalu. “Dan saya baik secara lembaga maupun pribadi mengapresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta FGD, terutama kepada segenap tim dari pemerintah kota, baik dari unsur perencana, Binwil, serta pihak-pihak yang membantu pelaksanaan Musrenbang ini,” ucap Asep. Ia pun menjelaskan hasil dari FGD yang telah dilaksanakan pada tanggal 25 Januari 2024 bahwa para peserta FGD telah berhasil menentukan 10 daftar urutan kegiatan Prioritas Kecamatan Cimahi Tengah Tahun 2025 dari masing-masing bidang, terdiri dari bidang Ekonomi, bidang Fisik, bidang Sosial, bidang Budaya, dan bidang Pemerintahan. “Sepuluh kegiatan Prioritas dari semua bidang ini nantinya akan diperjuangkan di tingkat kota agar menjadi usulan kegiatan prioritas di tingkat Kota Cimahi,” terang Asep. Asep pun menerangkan kembali bahwa terdapat total 89 usulan kegiatan yang diajukan pada FGD/Pra-Musrenbang tahun ini dari hasil FGD yang dilakukan di 6 Kelurahan yang ada di Kecamatan Cimahi Tengah. Penandatanganan berita acara oleh Ketua LPM Kecamatan Cimahi Tengah (kiri bawah) dan penyerahan berita acara kepada Camat Cimahi Tengah Asep Bachtiar (kanan bawah) “Usulan bidang fisik sebanyak 20 kegiatan, bidang budaya 19 kegiatan, bidang ekonomi 10 kegiatan, bidang pemerintahan 18 kegiatan, dan usulan bidang Sosial 12 kegiatan. Adapun total usulan FGD untuk 5 bidang di kelurahan-kelurahan se Kecamatan Cimahi Tengah sebanyak 489 usulan kegiatan,” jelasnya. Hal ini, kata Asep, menggambarkan bagaimana peran masyarakat yang sangat positif dalam menentukan arah pembangunan Kota Cimahi kedepan, karena keterlibatan atau partisipasi semua pihak sangat mempengaruhi keberhasilan pencapaian indikator pembangunan khususnya di Kota Cimahi. Selanjutnya, disampaikan hasil Musrenbang Partisipatif Tahun 2024 Kecamatan Cimahi Tengah di masing-masing bidang, dengan peringkat pertama dari 10 prioritas pembangunan yang diusulkan. Di bidang fisik yaitu masalah pengadaan sarana prasarana pengelolaan sampah, di bidang ekonomi masalah Operasi Pasar Murah (OPM) dan Gas 3 Kg, kemudian di bidang pemerintahan yaitu masalah peningkatan dan pengadaan insentif lembaga, di bidang budaya yaitu sosialisasi budaya pilah sampah dan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat), dan terakhir di bidang sosial yaitu masalah pengadaan sarana kesehatan brankar atau tandu. (Sinta)