Optimalisasi Pembangunan, Pemkot Cimahi Gelar Rakor Informasi Geospasial

Optimalisasi Pembangunan, Pemkot Cimahi Gelar Rakor Informasi Geospasial

Dalam upaya mempercepat kebijakan Satu Peta, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Informasi Geospasial di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Selasa (20/08/2024). Rakor ini bertujuan menyamakan persepsi dan pemahaman terkait pentingnya informasi geospasial dalam pengambilan kebijakan.

Rakor yang dihadiri perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Cimahi ini dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi, Dicky, melalui video conference. Dalam sambutannya, Dicky menekankan bahwa informasi geospasial merupakan komponen vital dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor, termasuk ekonomi, sosial, budaya, dan ketahanan nasional.

"Kota Cimahi telah menindaklanjuti hal ini dengan menerbitkan Peraturan Wali Kota Cimahi Nomor 6 Tahun 2022 tentang simpul jaringan Pemerintah Daerah Kota Cimahi," ujar Dicky. Ia juga menambahkan bahwa percepatan penyelenggaraan informasi geospasial sangat diperlukan seiring perkembangan pembangunan yang dinamis.

Saat ini, Pemkot Cimahi telah memiliki foto udara berskala 1:1000 yang direkomendasikan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG). Foto udara ini akan menjadi peta dasar bagi data geospasial yang akan diproduksi dan dikumpulkan oleh perangkat daerah. "Saya berharap Rakor ini menjadi momen penting dalam mempercepat pembangunan data dan informasi geospasial di Kota Cimahi," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan kesepakatan bersama antara perwakilan OPD mengenai penyelenggaraan informasi geospasial. Kepala Dinas PUPR Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah, berharap komitmen bersama ini akan memperkuat dan mempercepat implementasi kebijakan Satu Peta di Kota Cimahi.

"Semoga dengan adanya kesepakatan ini, kita dapat mewujudkan pembangunan yang lebih efektif dan efisien serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," kata Wilman.

Rakor ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, antara lain Seto Baruno dari Badan Informasi Geospasial, Indah Lesmini, S.Si dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, serta Dr. Deni Suwardi, ST, MT dari Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian.**

Sumber : indoartnews.com