PAK WALI KOTA NGAWANGKONG BARI NGARONDA DI KELURAHAN PADASUKA PAWANG RONDA
PAK WALI KOTA NGAWANGKONG BARI NGARONDA DI KELURAHAN PADASUKA PAWANG RONDA
CIMAHI, RELASINEWS .COM – Pemerintah Kota Cimahi bersama Forkopimda kembali terjun ke masyarakat pada program Pak Wali Kota Ngawangkong Bari Ngaronda (PAWANG RONDA), Rabu (2/9). Kegiatan diskusi malam yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana ini bertempat di Lapangan Voli Kampung Mekarsari, Kelurahan Padasuka.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menegaskan bahwa para pemimpin daerah harus proaktif menjemput bola agar tidak ada batasan jarak dengan warga. Kehadiran langsung di tengah masyarakat pada malam hari tersebut dilakukan demi menyerap aspirasi secara transparan.
"Kami tidak ingin ada jarak dengan masyarakat, maka kami turun langsung mendengarkan keluh kesah warga," tegas Ngatiyana
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, termasuk Ketua DPRD Wahyu Widyatmoko, Kajari Neneng Rahmadini, Ketua PN Bale Bandung Fery Haryanta, serta Wakapolres Cimahi Kompol Zulkarnaen untuk memperkuat sinergi penanganan masalah keamanan.
Baca Juga:
Partai NasDem Kota Cimahi Ikut Memeriahkan Dirgahayu Revublik Indonesia yg ke 80 dengan mengadakan Karnaval Kebudayaan.
Buku naskah kuno "sebagai pelestarian seni dan sejarah
KOTA CIMAHI PELEPASAN KONTINGEN MENUJU PORPROV JABAR KE XV DIRANGKAIKAN DENGAN HAORNAS KE 43 TAHUN 2026
Pada kesempatan tersebut, masyarakat RW 07 Padasuka menyampaikan keluhan terkait maraknya permasalahan rumah indekos di sekitar kawasan kampus Unjani serta gangguan dari kendaraan berknalpot brong. Merespons keluhan itu, Wakapolres Cimahi Kompol Zulkarnaen langsung menginstruksikan jajaran aparat penegak hukum untuk memperketat pendataan penduduk pendatang secara berkala.
Tidak hanya memperketat pengawasan rumah kos, aparat kepolisian juga berkomitmen menggencarkan razia knalpot bising guna mengembalikan ketertiban lalu lintas di wilayah tersebut. Penindakan rutin ini dilakukan demi menciptakan rasa aman sekaligus menjawab keresahan warga yang sering terganggu oleh suara bising di malam hari.
Selain persoalan ketertiban lingkungan, warga setempat turut menyampaikan keluhan mengenai ketidakakuratan data kemiskinan yang kerap menghambat penyaluran bantuan sosial. Pemerintah Kota Cimahi langsung menanggapi aspirasi tersebut dengan berkomitmen untuk berkoordinasi bersama Kementerian Sosial dalam melakukan verifikasi ulang agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Melalui transfer informasi dua arah antara Pemerintah Kota Cimahi dan Forkopimda bersama masyarakat, sinergi keamanan lingkungan dapat terus diperkuat. Dengan keterlibatan aktif warga dan aparat, stabilitas keamanan di Kota Cimahi diharapkan dapat terus terjaga dengan baik. (Siti.aisyah).