Pemkot Cimahi Gelar Apel Malam: Tegaskan Penerapan Jam Malam dan Satgas Anti Premanisme, Termasuk untuk Pelajar
Pemkot Cimahi Gelar Apel Malam: Tegaskan Penerapan Jam Malam dan Satgas Anti Premanisme, Termasuk untuk Pelajar
Cimahi, cakrawalajabar.com – Guna memperkuat keamanan dan ketertiban di wilayahnya, Pemerintah Kota Cimahi menggelar apel malam dalam rangka penerapan jam malam dan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Anti Premanisme pada Rabu malam, 13 Agustus 2025, bertempat di Alun-Alun Kota Cimahi.
Apel ini dihadiri oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu serta unsur Forkopimda seperti Kepolisian, TNI, Kejaksaan, dan instansi terkait lainnya. Acara ini menjadi penanda dimulainya upaya serius pemerintah dalam menegakkan ketertiban, khususnya dalam menghadapi maraknya aksi premanisme dan aktivitas warga yang dinilai mengganggu kenyamanan di malam hari.
Salah satu poin penting dalam kegiatan ini adalah pemberlakuan jam malam khusus bagi siswa sekolah, yang mulai diterapkan secara resmi. Siswa dilarang berkeliaran di luar rumah setelah pukul 21.00 WIB, kecuali untuk keperluan yang sangat mendesak dan disertai pendamping orang tua.
“Kami ingin melindungi generasi muda dari pengaruh negatif yang marak terjadi di malam hari. Pemberlakuan jam malam bagi siswa merupakan langkah preventif agar mereka fokus pada pendidikan dan terhindar dari aktivitas yang tidak produktif,” ujar Wali Kota Cimahi dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Cimahi menyatakan dukungannya atas kebijakan ini, seraya mendorong partisipasi orang tua dan pihak sekolah untuk ikut mengawasi anak-anak di luar jam belajar.
Satgas Anti Premanisme yang diluncurkan pada malam itu akan melakukan patroli gabungan di titik-titik rawan kriminalitas, premanisme, dan kerumunan pelajar yang masih berkeliaran di malam hari. Tim gabungan terdiri dari unsur Polisi, TNI, Satpol PP, serta perwakilan dari dinas terkait.
Apel malam ditutup dengan patroli bersama menyusuri jalan-jalan utama kota sebagai simbol dimulainya operasi penertiban dan pengawasan yang lebih intensif di seluruh wilayah Cimahi. (Septri)