Pemkot Cimahi Gelar Bimtek Penggunaan Sistem SURABI untuk Reformasi Birokrasi
Pemkot Cimahi Gelar Bimtek Penggunaan Sistem SURABI untuk Reformasi Birokrasi
Pemerintah Kota Cimahi melalui Bagian Organisasi Setda mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pada Kamis (01/08/2024) di Ball Room Mal Pelayanan Publik Kota Cimahi. Acara ini bertujuan meningkatkan implementasi reformasi birokrasi dengan menggunakan Sistem Pengukuran Reformasi Birokrasi Terintegrasi (SURABI), aplikasi yang diadopsi dari Provinsi Jawa Barat.
Penjabat Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya reformasi birokrasi untuk menghindari kekakuan dan meningkatkan efisiensi pemerintah Kota Cimahi di era 4.0. Dicky menekankan bahwa meskipun Cimahi saat ini menempati peringkat ke-6 terbaik di Jawa Barat dengan nilai 81,26, transformasi harus terus dilakukan.
“Penting untuk memastikan reformasi birokrasi tidak hanya memenuhi administrasi tetapi juga berdampak positif pada masyarakat, termasuk dalam pengentasan kemiskinan dan digitalisasi pemerintahan,” ujarnya.
Dicky juga menyarankan penerapan strategi manajemen SDM melalui enam aspek, termasuk perencanaan dan pengembangan karier. Ia mendorong penerapan Sistem Merit dan penggunaan teknologi dalam mengelola SDM untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan.
Lebih lanjut, Dicky menekankan pentingnya organisasi pembelajar atau learning organization untuk meningkatkan kinerja birokrasi. Ia menggarisbawahi bahwa organisasi pembelajar harus terus memperbaiki kemampuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dengan menggunakan lima komponen teknologi: pemikiran sistem, penguasaan pribadi, model mental, visi bersama, dan pembelajaran tim.
Dalam laporannya, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Cimahi, Maria Fitriana, menyebutkan bahwa Bimtek ini merupakan tindak lanjut dari arahan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat. Ia menegaskan pentingnya sinergi dalam reformasi birokrasi dan penggunaan aplikasi SURABI.
Narasumber Bimtek, Iwan Kurniawan dan Akhmad Deni Sumirat dari Tim RB Provinsi Jawa Barat, memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai aplikasi SURABI dan implementasinya dalam reformasi birokrasi di tingkat daerah.**
Sumber : indoartnews.com