Pemkot Cimahi Gelar MTQH Ke-IX Tingkat Kota Cimahi Tahun 2024 Guna Tumbuhkan Rasa Cinta Al-Quran
Pemkot Cimahi Gelar MTQH Ke-IX Tingkat Kota Cimahi Tahun 2024 Guna Tumbuhkan Rasa Cinta Al-Quran
Upaya untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap Al-Quran dapat ditempuh melalui berbagai cara, salah satunya dengan membaca dan memahami isi kitab suci umat Islam tersebut. Melalui Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) Tingkat Kota Cimahi Tahun 2024, Pemerintah Daerah Kota Cimahi berupaya untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap Al-Quran Nur Karim, Sabtu (21/09/2024). MTQH ke IX Tingkat Kota Cimahi Tahun 2024 digelar di Masjid Agung Kota Cimahi dan sekitarnya dengan diikuti sekitar 130 orang utusan dari Kecamatan Cimahi Utara, Kecamatan Cimahi Tengah dan Kecamatan Cimahi Selatan.Upaya untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap Al-Quran dapat ditempuh melalui berbagai cara, salah satunya dengan membaca dan memahami isi kitab suci umat Islam tersebut. Melalui Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) Tingkat Kota Cimahi Tahun 2024, Pemerintah Daerah Kota Cimahi berupaya untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap Al-Quran Nur Karim, Sabtu (21/09/2024). MTQH ke IX Tingkat Kota Cimahi Tahun 2024 digelar di Masjid Agung Kota Cimahi dan sekitarnya dengan diikuti sekitar 130 orang utusan dari Kecamatan Cimahi Utara, Kecamatan Cimahi Tengah dan Kecamatan Cimahi Selatan.MTQH juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk merenung dan mengintrospeksi diri ke arah yang labih baik, mewujudkan masyarakat yang bertaqwa serta berakhlak mulia yang dapat mendukung pelaksanaan pembangunan daerah secara keseluruhan. Untuk penilaian Budi berharap dapat dilakukan secara objektif dan professional. Untuk memastikan hal tersebut Orientasi Dewan Hakim dilaksanakan setelah acara seremoni Pembukaan MTQ Tingkat Kota Cimahi Tahun 2024 untuk meningkatkan wawasan, profesionalisme, dan kemampuan dewan hakim dalam melakukan penjurian. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menyamakan persepsi dan menghindari pertimbangan relasi pribadi.“Terkait dengan MTQH ini juga saya berharap seperti pada kompetisi olahraga dapat mengedepankan sportivitas, kita ingin ada penilaian secara objektif jadi tidak hanya mengejar kejuaraan semata tapi yang terpenting bagaimana dakwah dan syiar agama Islam,” tandasnya.