Pemkot Cimahi Implementasikan Aplikasi Surabi untuk Perkuat Layanan Publik
Pemkot Cimahi Implementasikan Aplikasi Surabi untuk Perkuat Layanan Publik
Pemkot Cimahi mengimplementasikan Sistem Pengukuran Reformasi Birokrasi Terintegrasi (Surabi). Ini merupakan aplikasi berbagi pakai dari Provinsi Jawa Barat kepada kabupaten/kota di Jawa Barat.
Untuk penguatan program tersebut digelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penyampaian reviu terhadap capaian pelaksanaan reformasi birokrasi Kota Cimahi dan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Cimahi.
Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi Dicky Saromi dalam sambutannya saat membuka Bimtek tersebut menyampaikan, hingga saat ini reformasi birokrasi belum terimplementasikan secara menyeluruh pada perangkat daerah.
Oleh karenanya, sudah saatnya birokrasi pemerintah Kota Cimahi tidak menjadi kaku tetapi berjalan lincah (agile organization) dalam melaksanakan fungsi utamanya menjalankan roda pemerintahan di era 4.0 ASN di dalamnya yang terdiri dari PNS dan PPPK.
BACA JUGA: PPP Cimahi Terbitkan Surat Tugas ke Dikdik Tapi Tak Diambil, Sempat Disayangkan
“Ada tiga fungsi PNS dan PPPK, yaitu sebagai pelayan publik, sebagai pelaksana kebijakan publik, dan sebagai perekat dan pemersatu bangsa,” kata Dicky.
Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa walaupun saat ini indeks RB Kota Cimahi menempati peringkat terbaik ke 6 se-Jawa Barat dengan nilai 81,26 dan termasuk 35 pemerintah Kabupaten/Kota dengan predikat A atau memuaskan, namun perlu terus dilakukan transformasi.
Semuanya harus benar benar berdampak kepada masyarakat baik itu dalam tata kelola pemerintahan melalui RB General maupun pemecahan persoalan strategis dalam RB tematik. Yang meliputi pengentasan kemiskinan, stunting, inflasi, investasi daerah, penggunaan kandungan produk dalam negeri dan digitalisasi pemerintahan.
Dicky juga menyampaikan bahwa penataan tata kelola pemerintahan dimulai dari manajemen SDM melalui strategi 6 P. Dimulai dari perencanaan dan pengadaan, penguatan budaya kerja dan employer branding.
Kemudian, percepatan dan peningkatan kapasitas SDM aparatur, peningkatan kinerja dan sistem penghargaan, pengembangan talenta dan karier, penguatan platform teknologi hingga persoalan Kesejahteraan SDM.
Sumber : HALOJABAR.COM