Pemkot Cimahi Salurkan Bantuan Dana untuk Masjid Al Barkah

Pemkot Cimahi Salurkan Bantuan Dana untuk Masjid Al Barkah

Cimahi, Giwangkara.com - Pemerintah Kota Cimahi kembali menyelenggarakan kegiatan taraweh keliling (Tarling), sebuah agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan suci Ramadhan.


Pada tahun ini, Tarling perdana dilaksanakan pada tanggal 5 Maret 2025, bertempat di Masjid Al Barkah yang berlokasi di Jalan Kolonel Masturi, Warung Muncang, RT.1 RW.13, Kelurahan Cipageran, Kota Cimahi.


Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam mendekatkan diri kepada masyarakat serta menjalin silaturahmi yang erat.


Dalam kesempatan tersebut, Plt. Asisten Daerah (Asda) 3, Harjono, secara simbolis menyerahkan bantuan berupa dana sebesar Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) kepada pengurus Masjid Al Barkah.


Penyerahan bantuan ini merupakan wujud dukungan Pemerintah Kota Cimahi terhadap kegiatan keagamaan serta upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Turut mendampingi Plt. Asda 3 dalam kegiatan Tarling ini adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Cimahi, Hendra Gunawan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi, Ruswanto, serta perwakilan dari Bank bjb, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cimahi, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cimahi.


Kehadiran para pejabat dan perwakilan instansi ini menunjukkan sinergitas dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung suksesnya kegiatan Tarling.


Dalam sambutannya, Plt. Asda 3 Harjono menyampaikan bahwa kegiatan Tarling merupakan agenda rutin yang telah lama dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Cimahi.


Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dengan para ulama dan tokoh agama.


Melalui Tarling, Pemerintah Kota Cimahi berupaya untuk menyampaikan informasi-informasi terbaru mengenai program dan kegiatan pemerintahan yang berkaitan dengan pembangunan dan kepentingan masyarakat secara luas.


Sebaliknya, kegiatan silaturahmi ini juga menjadi wadah bagi pemerintah untuk menyerap aspirasi dari masyarakat, menerima usulan-usulan konstruktif terkait pembangunan di Kota Cimahi. Dengan demikian, Tarling menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.


Lebih lanjut, Harjono menekankan bahwa pelaksanaan Tarling secara rutin ini diharapkan dapat memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di antara seluruh elemen masyarakat Kota Cimahi.


Kegiatan ini menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat, memberikan pelayanan dan dukungan yang dibutuhkan.


Tarling tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun dialog, mendengarkan keluhan, dan mencari solusi bersama untuk berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat. Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan Tarling agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh masyarakat Kota Cimahi. (Eddy)