Tindak Lanjut Arahan Gubernur, Pemkot dan Polres Cimahi Kompak Jaga Kamtibmas

Tindak Lanjut Arahan Gubernur, Pemkot dan Polres Cimahi Kompak Jaga Kamtibmas

Kompas86id.com, Cimahi – Pemerintah Kota Cimahi bersama Polres Cimahi memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat.


Langkah cepat dan responsif tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Barat untuk menciptakan situasi yang kondusif di seluruh wilayah.


Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan koordinasi yang dilakukan bersama Kapolres Cimahi merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah.


Tujuannya memastikan setiap kebijakan di bidang keamanan dapat diimplementasikan secara cepat, tepat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.




Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Kota Cimahi dan Polres Cimahi menjadi langkah strategis untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.


“Kami melakukan aksi cepat dan responsif dengan berkoordinasi bersama Kapolres Cimahi sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Barat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat Kota Cimahi,” ujar Ngatiyana di Cimahi, Rabu.


Ia menambahkan, ke depan Pemerintah Kota Cimahi akan kembali mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cimahi untuk memperkuat sinergi dan menyamakan langkah dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.


“Kami akan mengajak kembali seluruh unsur Forkopimda Kota Cimahi untuk bersama-sama menciptakan Kota Cimahi yang aman, tertib, dan kondusif,” katanya.



Ngatiyana komitmen akan memberantas berbagai bentuk gangguan keamanan yang meresahkan masyarakat.


Sejumlah fokus utama yang menjadi atensi bersama antara Pemkot dan Polres Cimahi di antaranya pemberantasan premanisme, aksi begal, peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang, serta berbagai tindak kriminalitas lainnya di wilayah Kota Cimahi.


Pemberantasan premanisme menjadi salah satu prioritas karena dinilai dapat menghambat iklim usaha dan menimbulkan keresahan. Begitu juga dengan aksi begal yang kerap terjadi dan meresahkan pengguna jalan.


Sementara peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang menjadi perhatian khusus karena berdampak pada generasi muda dan ketertiban umum.


Wali Kota menekankan, penanganan tidak bisa dilakukan sendiri oleh aparat kepolisian. Diperlukan dukungan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI, kejaksaan, pengadilan, hingga masyarakat.


“Keamanan bukan hanya tugas polisi. Ini tugas kita bersama. Pemerintah hadir untuk memastikan kebijakan berjalan, masyarakat hadir untuk mengawasi dan melapor,” tegasnya.


Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan seluruh unsur Forkopimda, diharapkan situasi keamanan di Kota Cimahi tetap terjaga. Dengan begitu masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.


Pemkot Cimahi juga akan mendorong optimalisasi pos kamling, patroli gabungan, serta penguatan CCTV di titik-titik rawan. Selain itu, edukasi kepada masyarakat terkait bahaya narkotika dan dampak premanisme akan terus digencarkan melalui kelurahan dan kecamatan.


Ngatiyana mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan tindakan yang mencurigakan. Saluran pengaduan yang ada di kelurahan, kecamatan, dan Polres Cimahi akan terus dibuka 24 jam.


“Kami ingin Cimahi menjadi kota yang nyaman untuk tinggal, usaha, dan berinvestasi. Karena itu, tidak ada ruang bagi premanisme dan kriminalitas di Kota Cimahi,” pungkas Ngatiyana.


Langkah sinergi ini diharapkan menjadi model kolaborasi pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam merespons cepat setiap potensi gangguan kamtibmas.(One)**