Wakil Wali Kota Cimahi Tekankan Pentingnya Nilai Keagamaan Disiarkan di Masjid
Wakil Wali Kota Cimahi Tekankan Pentingnya Nilai Keagamaan Disiarkan di Masjid
Cimahi – citrapedia.id.
Program Tarling (Tarawih Keliling) yang digelar Pemerintah Kota Cimahi selama bulan Ramadan menjadi momen mempererat silaturahmi antara pimpinan daerah dan masyarakat.
Dalam kegiatan Tarling di Masjid Bustanul Irfan, RW 06 Cibogo, Leuwigajah, Kamis (13/3/2025), Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitya Yudhistira, menyampaikan pentingnya menyebarkan nilai-nilai keagamaan di masjid sebagai pondasi membangun generasi penerus yang berakhlak mulia.
“Kota Cimahi yang sudah berusia 24 tahun harus mengalami perubahan menuju kemajuan. Dengan konsep Cimahi ‘MANTAP’ (Maju, Agamis, Nyaman, Teladan, Aman, dan Produktif), kita ingin mewujudkan Cimahi sebagai baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur,” ujar Adhitya.
Ia menegaskan, perjalanan menuju Cimahi yang maju bukanlah hal mudah, sehingga dibutuhkan kerangka konseptual yang jelas, terutama dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini.
“Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi perilaku anak. Salah satu tantangan yang kami hadapi saat ini adalah fenomena ‘Warung Bunda’ di sekitar lingkungan sekolah,” ungkapnya.
Menurut Adhitya, Warung Bunda adalah warung di dekat sekolah yang beroperasi saat jam pelajaran, menyediakan fasilitas WiFi yang kerap disalahgunakan siswa untuk membolos dan bermain game. Bahkan, ada barang-barang terlarang yang dijual di warung tersebut.
“Pemerintah Kota Cimahi geram dengan keberadaan Warung Bunda di lingkungan SD dan SMP karena dapat memengaruhi degradasi moral dan nilai keagamaan siswa,” tegasnya.
Adhitya menyebutkan bahwa pihaknya sedang membentuk tim gabungan untuk memberantas keberadaan Warung Bunda. Ia juga meminta para guru mengaji di masjid turut berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai agama kepada generasi muda.
Selain itu, Adhitya mendorong agar masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan agama. Ia mengusulkan adanya sertifikat Diniyah sebagai syarat masuk Sekolah Dasar (SD).
Di akhir acara, Adhitya menyerahkan bantuan senilai Rp10 juta dari Baznas untuk kemakmuran Masjid Bustanul Irfan serta bantuan tambahan dari Bank BJB.** Edza.