Warga Cimahi Harus Waspadai Cacar Monyet, Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat
Warga Cimahi Harus Waspadai Cacar Monyet, Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi menyatakan, wabah cacar monyet (Mpox) belum terdeteksi di Kota Cimahi. Meski begitu, masyarakat tetap diminta waspada terhadap wabah yang telah dinyatakan sebagai darurat kesehatan global oleh WHO. Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati, menjelaskan bahwa hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai adanya kasus Mpox di wilayah Cimahi. “Sejauh ini belum ada kasus yang terdeteksi. Kami tetap mengimbau masyarakat untuk waspada,” ujarnya pada Senin, 2 September 2024.Sejak pertama kali terdeteksi di Indonesia pada Agustus 2022, kasus Mpox telah mencapai 88 di seluruh Indonesia. Kasus pertama dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan setelah seorang WNI menunjukkan gejala Mpox setelah perjalanan ke luar negeri. Mulyati menambahkan bahwa mobilitas warga yang tinggi, termasuk bepergian ke luar negeri, meningkatkan risiko penyebaran virus ini. "Salah satu potensi penyebarannya terutama jika bepergian ke luar negeri. Thailand mengumumkan kasus virus mpox strain baru yang pertama di Asia dan kedua di luar Afrika yang berpotensi mematikan. Jadi ada beberapa negara yang patut dihindari atas banyak munculnya kasus virus tersebut," jelasnya. Virus Mpox ditularkan melalui hewan yang terinfeksi, terutama monyet dan tikus. Selain itu, cacar monyet juga ditularkan melalui kontak kulit langsung dengan orang yang memiliki lesi akibat virus. Gejala Mpox yang perlu diwaspadai antara lain demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung, dan lemas. Kemudian muncul pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan. Ruam akan muncul 1-3 hari setelah demam, dimulai dengan bintik merah yang berubah menjadi lepuh berisi cairan, lalu nanah, sebelum akhirnya mengeras dan rontok. Ruam biasanya muncul di wajah, telapak tangan, dan kaki, tetapi juga bisa muncul di mulut, mata, hingga alat kelamin. "Gejala-gejala tersebut umumnya akan berlangsung selama dua hingga empat minggu. Jika terinfeksi Mpox, beberapa orang dengan kondisi khusus dapat menyebabkan komplikasi medis hingga kematian," katanya.
Sumber : PIKIRAN RAKYAT